KETIK, HALMAHERA SELATAN – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, memaparkan capaian pembangunan makro daerah dalam upacara HUT ke-23 Halsel di halaman Kantor Bupati, Selasa 9 Juni 2026.
Helmi menyebut, setelah 23 tahun berdiri sebagai daerah otonom, Halmahera Selatan telah mengalami kemajuan besar di berbagai sektor.
Salah satu capaian paling menonjol adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2025 yang mencapai 37,33 persen. Angka itu disebut melampaui rata-rata nasional maupun Provinsi Maluku Utara.
“Keberhasilan pembangunan makro Kabupaten Halmahera Selatan pada tahun 2025 tercermin dari kinerja perekonomian yang tumbuh sangat kuat dan menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia,” kata Helmi.
Menurut Helmi, pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu menunjukkan semakin kokohnya fondasi ekonomi daerah. Investasi berkembang, sektor unggulan menguat, dan pembangunan mulai memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga memaparkan sejumlah indikator sosial yang bergerak positif. Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Halsel naik menjadi 69,05. Usia harapan hidup juga meningkat menjadi 70,98 tahun.
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 75,31 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 2,55 persen dan disebut sebagai yang terendah di Provinsi Maluku Utara.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut turut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Helmi.
Helmi juga menyebut angka kemiskinan turun menjadi 4,81 persen. Gini rasio membaik menjadi 0,22, yang menunjukkan distribusi pendapatan semakin merata.
Menurutnya, capaian tersebut menegaskan bahwa pembangunan Halsel tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas hidup, pemerataan, dan keadilan sosial.
