Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Muhammad Faizin

12 Apr 2026 13:20

Thumbnail Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I di Pondok Pesantren Sunan Bejagung 2, Kabupaten Tuban, pada 11–12 April 2026. (Foto:Humas PWNU Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I di Pondok Pesantren Sunan Bejagung 2, Kabupaten Tuban, pada 11–12 April 2026. Forum yang dihadiri jajaran pengurus, tokoh ulama, serta unsur pemerintah daerah ini menjadi momentum untuk mengevaluasi arah gerak organisasi sekaligus menegaskan kembali pentingnya tradisi silaturahmi dan Qanun Asasi sebagai fondasi gerakan Nahdlatul Ulama dalam menghadapi dinamika organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU.

Ketua PWNU Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, secara terbuka mengakui adanya pergeseran karakter internal NU berupa berkurangnya dimensi silaturahim sebagai ruh organisasi yang selama ini justru menjadi kekuatan kultural NU.

“Yang kami rasakan, NU hari ini berbeda. Dan yang paling mencolok, yang tidak ditemukan dalam peraturan perkumpulan yang baru, adalah soal silaturahim,” ujarnya.

 Pernyataan ini mengindikasikan adanya jarak antara regulasi formal organisasi dengan praktik sosial-kultural yang selama ini menjadi fondasi NU.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Gus Kikin juga mendorong langkah konkret berupa muhasabah dan evaluasi menyeluruh terhadap arah gerak organisasi. Dengan jumlah jam’iyyah yang disebut mencapai sekitar 150 juta di Indonesia, ia mempertanyakan efektivitas jika potensi besar tersebut berjalan tanpa arah kolektif. 

“Untuk apa kalau kita jalan sendiri-sendiri,” tegasnya, seraya berharap Muskerwil mampu melahirkan gagasan yang berdampak bagi kemaslahatan masa depan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, mengajak warga Nahdliyyin di wilayah setempat untuk terus mensinergikan berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, kehadirannya dalam Muskerwil PWNU di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Tuban, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun kemitraan strategis bersama Nahdlatul Ulama demi kemaslahatan umat.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Selama ini, lanjut Emil, berbagai program yang dilakukan warga Nahdliyyin di bidang pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat telah terbukti memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Jawa Timur.

“NU berkontribusi luar biasa untuk pembangunan Jawa Timur. Kehadiran kami di sini sekaligus mempererat koordinasi antara warga Nahdliyyin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriah PBNU Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., yang membuka secara resmi Muskerwil tersebut, menempatkan forum ini dalam perspektif yang lebih luas dan historis menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

“Muktamar yang akan datang bukan sekadar soal waktu, tetapi menjadi penanda akhir abad pertama dan awal abad kedua NU,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Muskerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari proses transisi penting dalam perjalanan sejarah NU.

Ia juga menekankan bahwa PBNU membutuhkan pandangan yang “genuin” dari peserta Muskerwil—yakni pandangan yang lahir dari realitas di tingkat akar rumput, bukan sekadar reproduksi wacana elite organisasi.

Sementara itu, KH Abdul Matin Jawahir, Wakil Syuriah PWNU Jawa Timur sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Sunan Bejagung, dalam taujihnya mengingatkan pentingnya kembali kepada Qanun Asasi sebagai fondasi ideologis sekaligus konstitusional bagi Nahdlatul Ulama.

Ia menegaskan bahwa posisi Rais Aam perlu dikembalikan pada kedudukan awalnya sebagai otoritas tertinggi dalam struktur hukum organisasi.

“Siapapun Rais Aamnya, jadikan sebagai supremasi hukumnya,”menyampaikan 

Selain itu, ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap suksesnya pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026, termasuk terkait waktu dan tempat pelaksanaan yang mengikuti arahan Rais Aam. (*)

Baca Sebelumnya

19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Baca Selanjutnya

Erik Heriana Soroti Makna Kedewasaan dalam Mengelola Emosi Lewat Media Sosial

Tags:

Muskerwil PWNU nu jatim tuban

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

Cetak Atlet Nasional Sejak Dini, Kadisdik Jatim Dampingi Mendikdasmen Tinjau Pembinaan Atlet di SMANOR Sidoarjo

15 April 2026 15:09

Cetak Atlet Nasional Sejak Dini, Kadisdik Jatim Dampingi Mendikdasmen Tinjau Pembinaan Atlet di SMANOR Sidoarjo

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

14 April 2026 11:07

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

14 April 2026 10:29

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

14 April 2026 08:40

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

13 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar