Musim Liburan Sekolah, KAI Daop 8 Surabaya Larang Keras Aktivitas Bermain dan Berswafoto di Sepanjang Jalur Kereta Api

22 Juni 2026 16:30 22 Jun 2026 16:30

Simon Naldi E., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Musim Liburan Sekolah, KAI Daop 8 Surabaya Larang Keras Aktivitas Bermain dan Berswafoto di Sepanjang Jalur Kereta Api

Menyambut libur sekolah 2026, KAI Daop 8 Surabaya melarang keras aktivitas di jalur rel, termasuk vandalisme dan pelemparan batu, karena berisiko pidana serta mengancam keselamatan ratusan nyawa penumpang.( Foto : Foto Humas PT KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Libur sekolah tahun 2026 seharusnya menjadi momen penuh kegembiraan. Oleh karena itu, PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau dengan sangat agar masyarakat khususnya generasi muda tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur kereta api sepanjang musim liburan ini.

Keselamatan bukanlah tanggung jawab satu pihak semata. Menyambut masa libur sekolah 2026, KAI mengajak orang tua, tenaga pendidik, dan tokoh masyarakat untuk aktif memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang risiko fatal bermain di area rel. Mari bersama-sama ciptakan lingkungan yang aman demi mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan.

Menurut penjelasan Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Reynold Parulian Napitupulu, masa libur sekolah umumnya memicu peningkatan intensitas kegiatan anak-anak di luar ruangan. Di lapangan, petugas masih kerap menjumpai anak-anak yang melakukan berbagai aktivitas berbahaya di sekitar rel, mulai dari bermain layang-layang, bersepeda, berjalan kaki, berkumpul, hingga berswafoto (selfie).

Reynold kembali mengingatkan bahwa jalur kereta api bukanlah ruang publik atau tempat rekreasi. Area tersebut merupakan kawasan terbatas yang secara hukum dilindungi dan hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.

"Kami mengingatkan bahwa jalur kereta api bukan tempat bermain. Kereta api memiliki dimensi besar, kecepatan tinggi, dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, masyarakat harus menjaga jarak aman dan tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar rel kereta api," ujar Reynold.

Demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api, KAI Daop 8 Surabaya tidak tinggal diam. Langkah nyata terus digenjot secara rutin melalui sosialisasi door-to-door kepada warga pinggiran rel, mendatangi sekolah-sekolah, hingga merangkul komunitas lokal.

Tak hanya edukasi di ruang kelas dan pemukiman, petugas keamanan juga rutin menggelar patroli ketat di berbagai titik rawan yang kerap dijadikan tempat nongkrong. Melalui gerakan gerilya ini, KAI ingin menanamkan pola pikir baru: keselamatan kereta api bukanlah tugas sepihak, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijaga bersama-sama.

Menjaga keselamatan di area kereta api tidak berhenti pada larangan bermain di rel semata. KAI Daop 8 Surabaya juga menaruh perhatian penuh pada aksi vandalisme yang kerap menyasar fasilitas publik.

Aksi-aksi seperti mencorat-coret badan kereta, merusak fasilitas stasiun, merobohkan pagar pembatas, hingga tindakan fatal menaruh benda asing di atas rel adalah rantai masalah yang saling berkaitan. KAI mengingatkan bahwa satu coretan atau satu kerusakan kecil pada prasarana kereta api bisa memicu efek domino yang mengacaukan jadwal perjalanan, sekaligus mempertaruhkan keselamatan ratusan nyawa yang ada di dalam gerbong.

"Fasilitas perkeretaapian merupakan aset negara yang digunakan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Oleh karena itu, setiap bentuk perusakan maupun vandalisme tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api," ungkapnya.

Bahaya laten di jalur rel kini bergeser pada tindakan nekat pelemparan batu ke kereta yang sedang melaju. KAI Daop 8 Surabaya menegaskan bahwa lemparan iseng ini bukan sekadar kenakalan, melainkan ancaman fatal. Pecahan kaca akibat benturan batu tersebut bertaruh langsung dengan keselamatan mata dan nyawa penumpang, masinis, serta petugas yang sedang berdinas di dalam gerbong.

Aksi pelemparan batu bukan sekadar merusak material gerbong, melainkan memicu gangguan keselamatan yang berlapis. Pecahan kaca yang hancur berpotensi melukai penumpang secara langsung. Di sisi lain, kepanikan dan kerusakan tersebut mengganggu fokus kerja petugas di kabin, yang pada akhirnya berdampak buruk terhadap kelancaran dan ketepatan waktu operasional kereta api yang mengangkut ratusan nyawa.

"Kami mengajak masyarakat untuk menghentikan segala bentuk tindakan pelemparan terhadap kereta api. Apa yang mungkin dianggap sebagai candaan atau kenakalan sesaat dapat berakibat fatal dan membahayakan banyak orang," tambahnya.

Catatan statistik menunjukkan bahwa kesadaran publik di sekitar jalur rel masih jalan di tempat. Jika pada tahun 2025 penuh terjadi 1 aksi vandalisme dan 3 pelemparan batu, jumlah yang persis sama telah terkumpul hingga Juni 2026 ini. Fakta bahwa rapor merah ini berulang dalam waktu yang lebih singkat menegaskan bahwa pendekatan edukasi dan pengawasan bersama tidak bisa lagi biasa-biasa saja.

Menjelang pertengahan tahun ini, tepatnya hingga Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah menggeber 72 aksi sosialisasi keselamatan di lapangan. Gerakan masif ini menyasar tiga lini krusial sekaligus: mengedukasi pelajar di sekolah-sekolah, menegur langsung pengendara di perlintasan sebidang, serta merangkul warga yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang jalur rel.

Ada konsekuensi hukum yang nyata di balik aksi merusak dan melempar batu ke kereta api. KAI Daop 8 Surabaya memastikan tindakan tersebut dapat diseret ke ranah pidana. Untuk meminimalkan risiko di lapangan, keterlibatan masyarakat menjadi sangat krusial. Cegah sedini mungkin dan jangan ragu melapor apabila melihat aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel demi keselamatan bersama.

Demi menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar di musim libur sekolah, KAI Daop 8 Surabaya membangun sinergi kuat di wilayah operasionalnya. Tak hanya mengandalkan patroli petugas dan pemeriksaan jalur, KAI juga merangkul aparat kewilayahan serta masyarakat yang tinggal di sekitar rel untuk ikut andil menjadi garda pengaman jalur kereta api. (*)

Tombol Google News

Tags:

Keselamatan Kereta Api libur sekolah 2026 Edukasi Masyarakat Keamanan Transportasi