Mahasiswa KKN UINSA Terjun ke UMKM Desa Banyuurip Ngawi, Bantu Produksi Tahu hingga Roti

7 Juli 2026 19:29 7 Jul 2026 19:29

Nadifah Meidina, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mahasiswa KKN UINSA Terjun ke UMKM Desa Banyuurip Ngawi, Bantu Produksi Tahu hingga Roti

Anggota Kelompok 40 KKN UINSA ikut membantu proses pengadonan pada produksi roti di UMKM Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. (Foto: Dok. KKN Kelompok 40 UINSA)

KETIK, SURABAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 40 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terjun langsung membantu proses produksi di sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada dunia usaha sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Selama menjalankan KKN, mahasiswa terlibat di dua sektor usaha yang menjadi andalan warga, yakni industri rumahan tahu dan usaha pembuatan roti.

Melalui keterlibatan langsung tersebut, para mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai proses produksi yang selama ini dijalankan pelaku UMKM.

Di industri tahu, mahasiswa membantu berbagai tahapan produksi, mulai dari pengolahan kedelai, proses penyaringan, hingga pencetakan tahu sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

Aktivitas tersebut memberikan pemahaman mengenai proses produksi pangan tradisional yang telah menjadi sumber mata pencaharian warga Desa Banyuurip.

Sementara di UMKM roti, mahasiswa ikut mendampingi pemilik usaha dalam menyiapkan adonan, membentuk berbagai jenis roti, hingga proses pemanggangan.

Selain memahami teknik produksi, mahasiswa juga belajar mengenai pengelolaan usaha skala rumah tangga yang dijalankan secara mandiri oleh masyarakat.

Foto Mahasiswa KKN Kelompok 40 UIN Sunan Ampel Surabaya membantu proses produksi tahu di salah satu UMKM Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. (Foto: Dok. KKN Kelompok 40 UINSA)Mahasiswa KKN Kelompok 40 UIN Sunan Ampel Surabaya membantu proses produksi tahu di salah satu UMKM Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. (Foto: Dok. KKN Kelompok 40 UINSA)

Pemilik usaha tahu, Sulastri (35) mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa KKN yang turut membantu aktivitas produksi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi.

"Saya sangat senang anak-anak KKN dari UINSA bisa turut membantu aktivitas produksi. Selain membantu, mereka juga mau belajar langsung mengenai proses pembuatan tahu di Desa Banyuurip ini," ujarnya, Selasa, 7 Juni 2026.

Sementara itu, perwakilan Kelompok 40 KKN UINSA, Nadifah Meidina mengatakan pengalaman terjun langsung ke UMKM menjadi pembelajaran berharga yang tidak selalu didapatkan di bangku kuliah.

Melalui interaksi bersama pelaku usaha, mahasiswa dapat memahami pentingnya kerja keras, ketekunan, serta manajemen produksi dalam menjaga keberlangsungan sebuah usaha di tengah persaingan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga membuka wawasan mahasiswa mengenai besarnya peran UMKM dalam menopang perekonomian desa dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM diharapkan tidak hanya berhenti selama pelaksanaan KKN, tetapi juga mampu menjadi awal terciptanya sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kkn Uinsa UIN Sunan Ampel Surabaya Desa Banyuurip Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi Umkm Ngawi Industri Tahu Umkm Roti Mahasiswa KKN Berita Ngawi