KETIK, SURABAYA – DPRD Surabaya menyoroti kasus kekerasan dan bulliying terhadap anak di wilayah Surabaya. Ia mendorong optimalisasi Satgas Teman Sebaya.
Anggota DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati menjelaskan pentingnya Satgas Teman Sebaya untuk mencegah kekerasan dan bulliying di Kota Pahlawan.
Ajeng meminta Satgas Teman Sebaya dimaksimalkan untuk SD dan SMP demi mewujudkan generasi emas di 2045.
"Iya, kemarin itu banyak kasus anak, mulai kekerasan bullying, juga kasus lainnya sampai ada yang bunuh diri, sebagai persiapan generasi emas ke depan untuk SD dan SMP juga memfungsikan Satgas Teman Sebaya," kata Ajeng pada Kamis 10 Oktober 2024.
Menurut Ajeng, Dinas Pendidikan harus juga mengajak wali murid untuk berpartisipasi untuk meminimalisasi kekerasan dan bulliying di lingkungan sekolah.
Ajeng juga menjelaskan pentingnya pemenuhan minat dan bakat serta prestasi anak agar tidak terjebak dengan kegiatan yang tidak bermanfaat.
"Dinas pendidikan mengajak serta wali murid untuk lebih berpartisipasi meminalisir bullying, kemudian juga pemenuhan minat dan bakat prestasi mereka, supaya mereka tidak teralihkan kegiatan yang menyimpang dan lainnya," beber Ajeng.
Mengenai penanganan kasus kekerasan pada anak, Ajeng juga meminta memperbanyak sebaran CCTV untuk melindungi siswi perempuan khususnya dari tindak kejahatan. Menurutnya, perlindungan pada anak perempuan harus dipertebal.
"Memang perlindungan anak harus kuat, juga penggunaan media sosialnya harus dikontrol agar tidak mudah tergoda orang yang tidak dikenal," jelas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya.
Ajeng menekankan pentingnya edukasi tentang bijak bermedia sosial, selain itu juga adanya penambahan CCTV. Selain itu, optimalisasi pendampingan bimbingan konseling untuk sesama murid SD hingga SMP agat tidak ada kasus bullying di Kota Pahlawan.
"Ini harus ada edukasi mengenai bijak media sosial, kemudian CCTV dan juga optimalisasi itu Satgas Teman Sebaya jika perlu memang ditambahlah untuk pendampingan bimbingan konseling baik di SD dan SMP supaya tidak ada kasus bullying," tutup Anggota DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati.(*)
DPRD Surabaya Harap Optimalisasi Satgas Teman Sebaya untuk Cegah Kekerasan dan Bullying
10 Oktober 2024 16:29 10 Okt 2024 16:29
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Anggota DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati kekerasan pada anak Surabaya pencegahan bulliying Satgas Teman Sebaya surabaya GerindraBaca Juga:
Gerindra Minta Proyek Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dikaji Ulang, Sekolah dan Jalan Rusak Lebih Mendesak!Baca Juga:
Pedagang di Surabaya Ungkap Nasib Kambing dan Sapi Kurban yang Tak Laku Terjual saat IduladhaBaca Juga:
PT SIER dan Holding BUMN Danareksa Bagikan 3.000 Daging Kurban Perkuat Ekonomi KerakyatanBaca Juga:
Mahasiswa Untag Surabaya Sukses Gelar Kompetisi Cheerleading “Hype Wave Motion 2026”Baca Juga:
Pemanasan Jelang 5th CFF 2026, Ratusan Pecinta Film Surabaya Tukar Ide di Nyabar Universitas CiputraBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
