Dari Dapur Rumah ke Nasional, Persit Brawijaya Gerakkan Ekonomi Keluarga Melalui Usaha Mandiri

4 Mei 2026 12:16 4 Mei 2026 12:16

Thumbnail Dari Dapur Rumah ke Nasional, Persit Brawijaya Gerakkan Ekonomi Keluarga Melalui Usaha Mandiri

Anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat berfoto bersama di stand pameran pada Sabtu, 2 April, 2026. (Foto: Penrem 084/Bhaskara Jaya)

KETIK, SURABAYA – Di balik kesibukan mendampingi tugas prajurit, anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya kini menapaki peran baru yang tak kalah penting, yaitu menggerakkan roda ekonomi keluarga melalui usaha mandiri.

Komitmen tersebut mendapat dukungan langsung dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin. Ia menilai, kekuatan ekonomi tidak selalu lahir dari sektor besar, tetapi tumbuh dari tangan-tangan kreatif di rumah.

‎“Persit bukan hanya pendamping, tetapi juga penggerak ekonomi keluarga yang harus adaptif dengan perkembangan zaman,” ujar dalam peringatan HUT ke-80 Persit pada Sabtu, 2 Mei, 2026. 

Semangat itu tampak nyata dalam berbagai kegiatan. Di sela bazar dan pameran, beragam produk hasil karya anggota Persit ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan hingga olahan kuliner. Semuanya tertata rapi, hal itu mencerminkan ketekunan sekaligus harapan.

Bagi sebagian anggota, usaha tersebut bukan sekadar tambahan penghasilan, melainkan juga ruang untuk berkembang dan berdaya.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Vira Rudy Saladin, menjelaskan kemandirian ekonomi sebagai bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi berdampak luas.

‎“Persit adalah tiang keluarga. Ketika perempuan berdaya, keluarga ikut kuat, dan itu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.

Dukungan dari Kodam V/Brawijaya pun tidak setengah hati. Pelatihan pemasaran digital mulai diperkenalkan agar produk anggota mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, momentum bazar dan berbagai event besar juga dimanfaatkan sebagai etalase karya.

Tak hanya berhenti di tingkat lokal, langkah anggota Persit kini mulai menembus panggung nasional. Sejumlah UMKM binaan, seperti Mithlabs, Yankurin, SKM and Craft, Henny Daster Bordir Malang, dan Oktaviana Tas Grosir, dipersiapkan untuk tampil dalam ajang “Persit Bisa” di Balai Kartini, Jakarta, pada 7–9 Mei 2026.

Keikutsertaan itu bukan sekadar partisipasi, melainkan simbol perjalanan panjang dari dapur rumah menuju pasar yang lebih luas. Di setiap produk, tersimpan cerita tentang ketekunan, kreativitas, dan semangat untuk mandiri.

Bagi Persit Brawijaya, membangun ekonomi keluarga bukan lagi sekadar pilihan tambahan, melainkan bagian dari pengabdian. Langkah kecil yang, jika dilakukan bersama, mampu memberikan dampak besar. (*)

Tombol Google News

Tags:

Info Surabaya Berita Surabaya Kartika Chandra Kirana Rudy Saladin tentara nasional indonesia Persit Brawijaya ekonomi keluarga Usaha Mandiri Kota Surabaya Anggota Persit