Kampus Sehat Sleman, Dinkes Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fisca Tanjung

13 Nov 2025 13:44

Thumbnail Kampus Sehat Sleman, Dinkes Ajak Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat
Sebagian peserta Workshop Advokasi dan Kemitraan Kampus Sehat berfoto bersama usai penandatanganan Komitmen Bersama. Melalui komitmen ini, setiap perguruan tinggi diharapkan mengintegrasikan nilai-nilai kesehatan dalam aktivitas Tridharma. (Foto: Dinkes Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman ingin perguruan tinggi tak hanya jadi tempat belajar, tapi juga jadi penggerak perubahan gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Melalui program Kampus Sehat, Dinkes berupaya menjadikannya bukan sekadar inisiatif, melainkan gerakan bersama lintas sektor yang mendorong perilaku hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, M.Kes, menegaskan, perguruan tinggi punya peran penting sebagai motor promosi kesehatan dan agen perubahan di lingkungan sosialnya.

“Kampus Sehat bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan akademik,” ujar Cahya Purnama, Kamis, 13 November 2025.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Cahya Purnama menambahkan, sinergi ini akan dikonkretkan dalam sebuah kegiatan kolaborasi besar bertajuk “Membangun Sinergi dengan Kampus dan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mengatasi Penyakit Menular dan Tidak Menular”.

Rencananya kegiatan ini akan digelar pada 19 November 2025 di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA).

Kegiatan ini bakal mempertemukan 290 peserta dari berbagai kalangan — mulai dari 25 puskesmas, rumah sakit, organisasi profesi, LSM, dunia usaha, hingga perguruan tinggi.

Mereka akan duduk bersama menyusun rencana aksi kolaboratif berbasis data demi memperkuat upaya pencegahan penyakit. Fokusnya tak hanya pada penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, dan DBD, tapi juga penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan jantung.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman, dr Khamidah Yuliati, MMR menjelaskan bahwa permasalahan kesehatan saat ini menuntut pendekatan yang lebih komprehensif.

“Penanganan penyakit menular dan tidak menular tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Perlu dukungan lintas sektor dan kampus agar upaya yang dilakukan lebih komprehensif dan berkelanjutan,” katanya.

Jejaring Kampus Sehat Diperkuat

Sebelumnyan inisiatif penguatan peran kampus ini telah diawali dengan Workshop Advokasi dan Kemitraan Kampus Sehat pada 4 November 2025 di Hotel Grand Serela, Sleman.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari tujuh perguruan tinggi, Dinkes DIY, Bappeda Sleman, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman.

Dalam workshop ini, para peserta berdiskusi dengan narasumber utama, yakni Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY, Prof Setyabudi Indartono, MM PhD, dan Dr Supriyati, SSos MKes dari Health Promoting University (HPU) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman, dr Seruni Susila Angreni, MPH menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam mendukung kebijakan nasional Kampus Sehat.

Ia berharap setiap perguruan tinggi dapat mengintegrasikan nilai-nilai kesehatan dalam kebijakan, tata kelola, dan aktivitas Tridharma.

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Takelmas, Cahya Prihantama SKM MPH, menambahkan, workshop ini diharapkan menjadi dasar penguatan jejaring Kampus Sehat di Sleman, sekaligus mendukung target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI Tahun 2025–2029.

Ada tujuh kampus yang ikut terlibat dalam program ini, yaitu Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Universitas Respati Yogyakarta, Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta, Universitas Aisyah Yogyakarta, Universitas AMIKOM Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Ketujuh kampus itu kompak menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung pengembangan program Kampus Sehat ini. (*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Jateng Apresiasi TNI Percepat Ketahanan Pangan Lewat Pompa Hidram di Banyumas

Baca Selanjutnya

HUT ke-108 RSUD dr. Iskak Tulungagung: Bazar DWP Dorong Kreativitas dan UMKM Pegawai

Tags:

Dinas Kesehatan Sleman Dinkes Sleman Kampus Sehat Health Promoting University Kolaborasi Lintas Sektor Penyakit menular Penyakit Tidak Menular dr Cahya Purnama UNJAYA Sleman Kesehatan Daerah

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar