Eksklusif, Begini Upaya Bupati Sleman Meningkatkan Kesejahteraan Perajin Batik dan Lurik Lokal

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

14 Mei 2025 21:30

Thumbnail Eksklusif, Begini Upaya Bupati Sleman Meningkatkan Kesejahteraan Perajin Batik dan Lurik Lokal
Bupati Sleman Harda Kiswaya diruangannya. (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)

KETIK, SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan perajin batik dan lurik lokal. Untuk itu dirinya dan Wabup Sleman Danang Maharsa terus berupaya mengembangkan batik dan lurik produk perajin Sleman agar semakin dikenal luas.

Menurut Bupati Harda, Rabu 14 Mei 2025, Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman saat ini membina 268 perajin batik. Mereka terdiri dari pembatik berkelompok dan pembatik mandiri. Serta membina perajin tenun/lurik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang sebagian besar berada di wilayah Sleman Barat. Adapun jumlahnya sekitar 384 pengrajin tenun. Dengan rincian perajin lurik 13 orang dan perajin tenun stagen sebanyak 371 orang.

Harda menginginkan batik dan lurik karya perajin lokal menjadi produk unggulan Kabupaten Sleman yang dipakai dengan penuh kebanggaan baik oleh ASN, Kalurahan maupun masyarakat umum.

"Kami berharap para ASN benar benar menggunakan produk batik dan lurik hasil karya pengrajin Sleman. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pengrajin," pinta mantan Sekda Sleman ini.

Inginkan Motif Baru

Selain itu Harda juga menegaskan, batik yang digunakan oleh ASN dan Kalurahan adalah batik cap, batik tulis atau kombinasi cap dan tulis bukan kain bermotif batik atau printing.

"Sebagian besar perajin menginginkan batik motif baru unggulan kabupaten Sleman sebagai ciri khas ikon batik Sleman," ungkapnya.

Untuk itu Harda menyatakan saat ini dirinya tidak menentukan batik bermotif tertentu. Namun yang penting adalah hasil karya orang Sleman.

"Untuk mendorong akselerasi pengembangan batik dan lurik Sleman, maka Pemkab menambah frekuensi dalam penggunaan pakaian dinas. Serta membebaskan kreasi motif batik Sleman," jelasnya.

Diungkapkan, Kabupaten Sleman akan terus mengembangkan produk batik dan lurik dari perajin Sleman. Sehingga dapat menembus pasar nasional, global.

Sedangkan terkait pengembangan kerajinan batik dan lurik lokal tersebut, berbagai kegiatan pembinaan terus dilaksanakan oleh Pemkab Sleman secara berkelanjutan.

"Kami melaksanakan pelatihan  teknis batik bagi pemula maupun lanjutan. Bimtek batik tingkat dasar untuk pemula. Bimtek batik tingkat lanjutan berupa bimtek batik tulis, batik warna alam, dan bimtek tenaga cap batik, batik berpola," papar Harda Kiswaya.

Disebutkan pihaknya juga memfasilitasi sertifikasi halal bagi perajin batik Sleman. Baik melalui APBD, DAK maupun kerjasama dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta.

Tidak hanya itu dalam rangka memperingati Hari batik dunia di bulan Oktobe,  Pemkab Sleman melaksanakan gebyar batik Sleman dengan kegiatan berupa gelar batik Sleman dan pameran batik Sleman

"Kami juga memfasiilitasi perajin batik Sleman dalam pameran Inacraft dan Kriya Nusa. Mengikutsertakan perajin batik dalam Business matching tahun 2023 dan 2025 sebagai upaya mempertemukan hasil karya perajin batik Sleman dengan OPD, instansi vertical agar dapat digunakan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah atau untuk pribadi," jelas Harda KIswaya.

 

Foto Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.  (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. (Foto: Fajar Rianto / Ketik.co.id)

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut



Sementara itu Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menambahkan, Pemkab Sleman memfasilitasi promosi produk perajin batik Sleman di galeri Dekranasda dan Galeri Omah Jadah Kaliurang. Pelatihan marketing digital/promosi online. Serta mengadakan  workshop Kekayaan Intelektual bagi perajin Batik Sleman.

Sedangkan terkait leberadaan perajin lurik, Pemkab Sleman telah melaksanakan pengembangan desain lurik melalui studi komparasi ke Lombok. Melaksanakan pembinaan produksi bersih untuk proses pewarnaan benang lurik.

Sama dengan perajin batik, Danang menyebutkan Pemkab Sleman juga mengikut sertakan perajin lurik dalam Business matching tahun 2025 sebagai upaya mempertemukan hasil karya perajin lurik sleman dengan OPD, instansi vertical , kalurahan agar dapat digunakan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah atau untuk pribadi. Serta memfasilitasi promosi produk perajin lurik sleman di galeri dekranasda dan Galeri Omah Jadah Kaliurang.

 

Foto Pemkab Sleman terus terus berupaya mengembangkan batik dan lurik produk perajin Sleman agar semakin dikenal luas. (Foto: Prokopim Sleman / Ketik.co.id)Pemkab Sleman terus terus berupaya mengembangkan batik dan lurik produk perajin Sleman agar semakin dikenal luas. (Foto: Prokopim Sleman / Ketik.co.id)



Diungkapkan oleh Danang Maharsa, Pemkab Sleman belum lama ini menggelar Gebyar Potensi Unggulan Daerah - Borong Bareng Produk Sleman. Event ini merupakan wujud nyata Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Bangga Produk Lokal Sleman dengan berbagai komoditas. Termasuk kerajinan batik dan lurik hasil karya pengrajin Sleman.

Masih menurut Danang, Gebyar Potensi Unggulan Daerah-Borong Bareng Produk Sleman ini, sekaligus merupakan ajang Business Matching yang dimaksudkan untuk mempertemukan antara penyedia barang jasa dengan organisasi perangkat daerah, BUMN, BUMD, dan perhotelan untuk mendapatkan seluruh kebutuhan barang dan jasa.

Adapun tujuannya untuk meningkatkan serapan produk perajin lokal termasuk batik dan lurik oleh organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, kalurahan, BUMN, BUMD, PHRI dan masyarakat umum. (*)

Baca Juga:
Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Melejit Bikin Pedagang Menjerit

Baca Sebelumnya

KPK Tak Kunjung Periksa Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Bank BJB, Ini Alasannya

Baca Selanjutnya

Resmikan Dua Puskesmas Baru, Bupati Bandung Siap Bangun RSUD Cimenyan Tahun Ini

Tags:

Batik Sleman Lurik Sleman Pengembangan Batik Pengembangan Lurik KabupatenSleman Pemkab Sleman Bupati Sleman Perajin Batik dan Lurik Ekonomi kreatif Produk unggulan UMKM

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar