Upacara Sumpah Pemuda Hilang dari Jadwal, Kepala Bakesbangpol Sleman Terkesan "Cuci Tangan"

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

30 Okt 2025 21:09

Thumbnail Upacara Sumpah Pemuda Hilang dari Jadwal, Kepala Bakesbangpol Sleman Terkesan "Cuci Tangan"
Bukti Kontradiksi Pemkab Sleman. Surat Edaran Nomor 003 / 0148 tentang Kewajiban Penyelenggaraan Upacara Bendera Merah Putih bagi ASN dan BUMD Sleman yang diterbitkan Januari 2025. Ironisnya, Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 justru ditiadakan dengan dalih efisiensi. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dipastikan tidak melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada 28 Oktober 2025.

Kebijakan ini menuai kritik publik karena Pemkab Sleman diduga mengabaikan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang menginstruksikan pelaksanaan upacara serentak di seluruh daerah.

Lempar Tanggung Jawab

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sleman, Samsul Bakri, akhirnya buka suara. Ia membenarkan peniadaan upacara tahun ini dan berdalih bahwa hal itu disebabkan adanya pergeseran alokasi anggaran serta efisiensi kegiatan seremonial.

"Kegiatan upacara dalam satu tahun tidak semuanya diselenggarakan oleh Bakesbangpol. Ada beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, salah satunya Haornas (Hari Olahraga Nasional) oleh Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga)," ungkap Samsul Bakri, Rabu 29 Oktober 2025.

Menurut Samsul, Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman tahun ini tidak menganggarkan dana untuk Upacara Haornas. Akibatnya, alokasi anggaran yang seharusnya diperuntukkan bagi upacara Sumpah Pemuda terpaksa digunakan untuk pelaksanaan Upacara Haornas.

Selain pergeseran alokasi, Bakesbangpol Sleman juga mempertimbangkan jadwal seremonial di bulan yang sama.

"Mengingat bulan Oktober telah dilaksanakan upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Santri. Biasanya setiap tahun kami melaksanakan upacara peringatan Sumpah Pemuda, tahun ini kebetulan ada efisiensi," dalihnya.

Ditambahkan hal ini menjadi perhatian dan evaluasi baginya untuk penyelenggaraan tahun berikutnya, agar agenda upacara dapat dilaksanakan secara konsisten tanpa mengurangi substansi.

Namun Samsul Bakri tidak bisa menjelaskan lebih jauh saat di ingatkan bukankah setiap tahun Pemkab Sleman telah membuat jadwal upacara.

"Coba tanya kasie saya yang mengampu kegiatan upacara biar lebih jelas," elaknya. Ia juga berdalih bukan lempar tanggung jawab, tapi baru mengikuti pelatihan.

"Kan bisa lebih lengkap jika nanya yang ngampu untuk melengkapi penjelasan," lemparnya lagi.

Jawaban tersebut mengesankan mantan Kepala Dinas PMK dan Komisaris Bank Sleman periode 2024-2028 ini "cuci tangan"

Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Sleman sebetulnya telah menekankan kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan/karyawati Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungannya untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan upacara pengibaran Bendera Merah Putih.

Kewajiban ini ditegaskan melalui surat edaran Nomor 003 / 0146 tanggal 13 Januari 2025 yang ditanda tangani oleh Sekda Sleman Susmiarto dan ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Direktur Bank Sleman, dan Direktur PDAM Sleman.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Sleman Nomor 24.1 Tahun 2022 tentang Tata Upacara Bendera Merah Putih.

Penyelenggaraan dan Lokasi Upacara

Surat edaran ini juga mengatur lokasi pelaksanaan upacara yakni bagi para ASN Pemkab dan Karyawan/Karyawati BUMD: Pelaksanaan upacara dipusatkan di Lapangan Pemda Sleman atau Lapangan Denggung.

Baca Juga:
Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Instansi petugas upacara akan bergantian sesuai jadwal terlampir. Sementara bagi para ASN Kapanewon, Lurah, dan Pamong Kalurahan pelaksanaan upacara diadakan di kapanewon masing-masing.

Selain itu dalam ketentuan pakaian, peserta upacara diwajibkan menggunakan seragam KORPRI lengkap. Khusus untuk pejabat eselon II dan eselon III, pakaian harus disesuaikan dengan ketentuan upacara hari besar tertentu.

Dengan catatan jika dalam satu bulan terdapat peringatan Hari Besar Nasional atau peringatan hari besar tertentu yang jatuh pada tanggal 17, maka penyelenggaraan upacara bendera bulanan yang biasanya dilaksanakan pada tanggal 17 akan disatukan dengan peringatan hari besar tersebut.

Surat edaran ini juga menyebutkan tata urutan upacara akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Sementara dalam lampiran no 13 mencantumkan adanya Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2025.

Namun yang terjadi pada tanggal tersebut Upacara ditiadakan termasuk penggunaan seragam Korpri.

Kritik Keras Purnawirawan Marinir

Keputusan Pemkab Sleman ini sebelumnya menuai protes keras karena tidak sejalan dengan SE Menpora RI Nomor  10.21.33 Tahun 2025 yang mengimbau seluruh pemerintah daerah melaksanakan upacara bendera Sumpah Pemuda.

Abdul Hakim, aktivis pemantau kebijakan publik sekaligus purnawirawan Marinir, menyayangkan kebijakan Pemkab Sleman yang mengorbankan upacara bendera demi efisiensi anggaran.

"Upacara bendera itu adalah kegiatan pokok yang diamanatkan pusat untuk menguatkan komitmen kebangsaan. Alasan pergeseran anggaran untuk Haornas menunjukkan perencanaan yang lemah dan seolah menomorduakan nilai persatuan yang diwakili oleh Sumpah Pemuda," ujarnya.

Abdul Hakim mengungkapkan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hanya Pemkab Sleman sendiri yang tidak menggelar Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda.

"Bisa dicek, Pemda DIY, Pemkab Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo dan Pemkot Yogyakarta semua menggelar Upacara Bendera pada hari tersebut," tegasnya, sembari menyarankan masyarakat untuk melihat akun medsos resmi masing-masing Pemda/Pemkab/Pemkot di DIY.

Menurut Abdul Hakim, Kepala Bakesbangpol Sleman seharusnya berupaya mencari solusi lain agar upacara bendera, yang bersifat simbolis, tetap dapat dilaksanakan tanpa harus meniadakan acara penting lainnya.

Untuk itu, Abdul Hakim mengaku terus melakukan investigasi dan akan mensikapi hal ini. Salahsatu meminta Bupati Sleman supaya mengevaluasi kinerja Samsul Bakri. (*)

Baca Juga:
WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran
Baca Sebelumnya

Mahasiswa UINSA Kembangkan Platform Digital Hadis “Naba’ al-Hadith”

Baca Selanjutnya

Railink Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru 2025/2026 di Bandara YIA

Tags:

Sumpah Pemuda Pemkab Sleman Upacara Bendera kritik Efisiensi Anggaran Kesbangpol Bakesbangpol Sleman kemenpora kebijakan publik Gubernur DIY Samsul Bakri

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar