Sleman Tanpa Upacara Sumpah Pemuda, Aktivis Tuding Pemkab Abaikan Kewajiban Pusat

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Fisca Tanjung

30 Okt 2025 11:05

Thumbnail Sleman Tanpa Upacara Sumpah Pemuda, Aktivis Tuding Pemkab Abaikan Kewajiban Pusat
Tulisan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 - 28 Oktober 2025 ini terpampang jelas di Kantor Badan Kesbangpol Sleman. Meski begitu kebijakan yang di ambil pimpinannya adalah meniadakan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, bagi jajaran Pemkab Sleman. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025 di Kabupaten Sleman menuai kritik tajam. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman tidak menggelar Upacara Bendera, padahal agenda ini secara tegas diwajibkan melalui Surat Edaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Sikap Pemkab Sleman, terutama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), diduga mengabaikan Surat Edaran Nomor 10.21.33 Tahun 2025 dari Menpora RI tentang pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97.

Dalam Surat Edaran tersebut, Kemenpora mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Selasa, 28 Oktober 2025, pukul 08.00 WIB waktu setempat, di lingkungan instansi masing-masing.

Abaikan Kewajiban Simbolik

Aktivis pemantau kebijakan publik, Abdul Hakim, menyayangkan keputusan Pemkab Sleman yang memilih fokus pada kegiatan pendukung, seperti penyerahan penghargaan, tanpa menjalankan kegiatan pokok berupa upacara bendera.

"Surat Edaran Kemenpora jelas. Upacara bendera adalah kegiatan pokok yang bertujuan menguatkan komitmen kebangsaan dan semangat persatuan. Jika Pemkab Sleman, melalui Bakesbangpol, yang seharusnya mengawal masalah kebangsaan, justru mengabaikan instruksi wajib ini, ada pertanyaan besar soal prioritas mereka," ujar Abdul Hakim saat dihubungi Ketik.com, Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Abdul Hakim, yang juga seorang purnawirawan Marinir dengan latar belakang disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, menekankan bahwa upacara adalah wujud nyata penghormatan terhadap sejarah.

"Ini bukan hanya soal seremonial. Ini soal kepatuhan terhadap Surat Edaran dari Pemerintah Pusat dan penghormatan terhadap nilai-nilai Sumpah Pemuda. Kepala Bakesbangpol Sleman Samsul Bakri harusnya menjadi garda terdepan dalam menjalankan ini, bukan malah diduga mengabaikannya," tegasnya.

Pejabat Sulit Dihubungi

Upaya konfirmasi ke Bakesbangpol Sleman terkait alasan peniadaan upacara dan dugaan pengabaian surat edaran pusat tidak membuahkan hasil. Pejabat terkait sulit ditemui dan enggan memberikan keterangan. Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Sleman, Samsul Bakri, yang dihubungi media, tidak memberikan jawaban jelas soal kebijakan peniadaan upacara ini.

Baca Juga:
Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Sleman belum memberikan keterangan resmi yang transparan terkait alasan meniadakan Upacara Hari Sumpah Pemuda. Mereka juga belum merespons kritik dari aktivis pemantau kebijakan publik mengenai dugaan pengabaian Surat Edaran Kemenpora.(*)

Baca Sebelumnya

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 5 November 2025

Baca Selanjutnya

Selamat! Raih DPD RI Awards 2025, Bukti Nyata Khofifah Berdayaan Perempuan dan Ramah Anak

Tags:

Sumpah Pemuda Pemkab Sleman Upacara Bendera kritik Aktivis kebijakan publik kemenpora Bakesbangpol Sleman Kontroversi Kepatuhan Aturan Transparansi Pemerintahan Daerah kebangsaan Samsul Bakri

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar