Nyaris Didemo Relawan SAR, Direktur RSUD Sleman Minta Maaf dan Gratiskan Parkir Ambulans

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

22 Jan 2026 23:59

Thumbnail Nyaris Didemo Relawan SAR, Direktur RSUD Sleman Minta Maaf dan Gratiskan Parkir Ambulans
Rencana aksi SAR DIY Unit Ambulance yang sempat menghebohkan jagat maya sebelum akhirnya dibatalkan setelah Direktur RSUD Sleman meminta maaf dan menggratiskan tarif parkir. (Foto: Tangkapan Layar)

KETIK, SLEMAN – Kebijakan RSUD Sleman yang menarik tarif parkir bagi armada ambulans relawan nyaris berujung pada aksi massa besar-besaran.

Ratusan relawan SAR DIY Unit Ambulance yang semula berencana "mengepung" rumah sakit milik Pemkab Sleman tersebut dengan armada mereka pada Jumat 23 Januari 2026, akhirnya mengurungkan niat setelah pihak manajemen rumah sakit mendadak melunak dan meminta maaf.

Rencana aksi audiensi yang dipicu oleh keresahan atas pungutan parkir bagi kendaraan kemanusiaan ini sempat memanas di kalangan relawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para relawan merasa kebijakan rumah sakit plat merah tersebut tidak etis, mengingat tugas mereka adalah pelayanan sosial dan kedaruratan bagi masyarakat Sleman.

Intervensi Bupati dan Permohonan Maaf Mendadak

Ketegangan baru mereda setelah adanya intervensi langsung dari Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Dalam mediasi darurat yang dilakukan sebelum aksi massa pecah, pihak manajemen RSUD Sleman harus berhadapan langsung dengan pimpinan daerah dan perwakilan relawan.

Hasilnya, pihak RSUD Sleman mencabut kebijakan tersebut dan menetapkan bahwa parkir ambulance di RSUD Sleman gratis tanpa pungutan biaya.

"Pihak RSUD Sleman meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut," tulis rilis pembatalan aksi relawan SAR DIY yang tersebar luas tersebut, Kamis malam 22 Januari 2026.

Direktur RSUD Sleman, dr Wisnu Murti Yani, saat di konfirmasi Kamis malam 22 Januari 2026 membenarkan informasi tersebut.

Namun, ia memberikan klarifikasi bahwa sebenarnya pihak rumah sakit telah menyediakan fasilitas gratis, meski pada kenyataannya tetap memicu gejolak di lapangan.

Menurut dr Wisnu, pada dasarnya telah disediakan area parkir khusus untuk ambulance dan karyawan yang tidak berbayar. Ia menyebutkan bahwa masalah muncul pada penggunaan area tertentu.

"Semua tidak berbayar. Area yang berbayar hanya basement. Karena area basement merupakan area bisnis pihak ketiga. Area lain selain basement yaitu halaman depan RS, halaman samping dan belakang semua gratis," dalih dr Wisnu via WA.

Irit Bicara Soal Mekanisme

Meski memberikan pembelaan soal pembagian area parkir, dr Wisnu enggan merinci lebih jauh saat disodorkan sejumlah pertanyaan menyangkut detail kebijakan parkir dan mekanismenya hingga sempat terjadi penarikan tarif terhadap relawan. Ia memilih untuk menutup rapat penjelasan teknis melalui pesan singkat.

"Untuk lebih detailnya semua pertanyaan tersebut akan dijawab secara langsung. Monggo bisa ke RSUD.. maturnuwun sangat atas masukan yang membangun," jawabnya singkat.

Munculnya insiden ini tetap menuai kritik tajam. Publik menyayangkan mengapa rumah sakit milik pemerintah daerah sampai membiarkan "area bisnis pihak ketiga" masuk ke dalam wilayah sensitif yang bersentuhan dengan armada kemanusiaan, hingga nyaris memicu demo besar.

"Sangat tidak masuk akal jika ambulance yang membawa pasien darurat atau jenazah masih harus dipusingkan dengan urusan tarif parkir di rumah sakit milik pemerintah sendiri," ujar salah satu relawan yang enggan disebutkan namanya.

Meskipun agenda audiensi dan konvoi armada ambulance resmi dibatalkan, kejadian ini menjadi catatan merah bagi manajemen RSUD Sleman dalam menyusun kebijakan yang seharusnya lebih berpihak pada nilai kemanusiaan daripada kepentingan bisnis pihak ketiga.(*)

Baca Juga:
Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan
Baca Juga:
Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung
Baca Sebelumnya

Kalahkan Persibat Batang, Andi Odang Antarkan Wijayakusuma FC ke Babak 16 Besar Liga 4 Jateng

Baca Selanjutnya

Rumah BUMN Blitar Dorong Pengusaha Melek Digital, Bidik Pasar Global

Tags:

RSUD Sleman Parkir Ambulance SAR DIY Bupati Sleman dr Wisnu Murti Yani Berita Sleman Relawan Ambulance Parkir gratis kebijakan publik Viral Sleman Pelayanan kesehatan Info Sleman Mediasi Parkir Armada Ambulance Kemanusiaan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar