Moisturizer Tak Selalu Jadi Jawaban, dr. Grand: Kenali Dulu Kebutuhan Kulitmu

18 Agustus 2026 15:01 18 Agt 2026 15:01

Haryono, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Moisturizer Tak Selalu Jadi Jawaban, dr. Grand: Kenali Dulu Kebutuhan Kulitmu

dr. Grandika, pemilik dr. Grand Skincare di kawasan Sumberkolak Kabupaten Situbondo. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Anggapan bahwa moisturizer merupakan produk skincare yang wajib digunakan setiap hari oleh semua orang mulai dipertanyakan. Menurut dr. Grandika, pemilik dr. Grand Skincare di kawasan Sumberkolak, Situbondo, kebutuhan pelembap seharusnya disesuaikan dengan kondisi kulit, bukan semata-mata mengikuti tren perawatan wajah.

Ia menilai kebiasaan menggunakan banyak produk skincare sekaligus justru dapat menyulitkan seseorang dalam memahami respons kulitnya. Terlebih bagi pemilik kulit berminyak yang sedang mengalami jerawat aktif.

“Siapa bilang semua orang wajib memakai moisturizer?” ujar dr. Grandika saat menjelaskan pentingnya memahami kebutuhan kulit sebelum menambahkan produk perawatan. Pada Selasa (18/08/2026)

Menurutnya, orang dengan kondisi kulit sangat berminyak dan berjerawat perlu lebih selektif. Dalam kondisi tersebut, ia cenderung mengambil pendekatan konservatif dengan tidak langsung menambahkan moisturizer apabila kulit memang belum menunjukkan tanda membutuhkan pelembap tambahan.

Bukan berarti moisturizer selalu buruk bagi kulit berjerawat. Namun, penggunaan produk yang tidak diperlukan berpotensi membuat konsumen kesulitan mengetahui penyebab ketika kondisi kulit justru mengalami perubahan.

“Memang ada moisturizer yang dibuat ringan dan ada yang diklaim non-comedogenic. Tetapi sebagai konsumen, kita tidak selalu bisa memastikan apakah suatu produk benar-benar cocok dengan kondisi kulit kita. Kalau kulit sudah berminyak dan berjerawat, saya lebih memilih jangan menambah sesuatu yang belum tentu diperlukan,” jelasnya.

Dr. Grandika menegaskan bahwa minyak pada wajah tidak selalu harus “dilawan” dengan menumpuk berbagai produk skincare. Kulit memiliki mekanisme alami untuk menjaga kelembapan dan keseimbangannya.

Masalah dapat muncul ketika seseorang menggunakan terlalu banyak produk dalam waktu bersamaan. Saat kemudian timbul jerawat, rasa tidak nyaman, atau produksi minyak semakin meningkat, pengguna justru kesulitan mengidentifikasi produk yang menjadi pemicunya.

Karena itu, ia mendorong masyarakat agar tidak menjadikan rutinitas skincare orang lain sebagai patokan mutlak. Produk yang memberikan hasil positif pada satu orang belum tentu memberikan efek serupa pada orang lain.

“Kalau kulit kamu kering, terasa tertarik, pecah-pecah atau mudah mengelupas, tentu ceritanya berbeda. Kulit seperti itu memang membutuhkan perhatian terhadap kelembapan,” katanya.

Sebaliknya, ketika kulit dalam kondisi sangat berminyak dan jerawat sedang aktif, penggunaan moisturizer tidak seharusnya dipaksakan hanya karena produk tersebut dianggap sebagai bagian wajib dari rutinitas skincare.

Bagi dokter yang akrab disapa dr. Grand, prinsip utama perawatan kulit bukan terletak pada banyaknya produk yang digunakan, melainkan pada kemampuan memahami kebutuhan kulit.

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi kulit dapat berubah. Kulit yang sebelumnya berminyak bisa mengalami kekeringan atau iritasi, termasuk akibat penggunaan terapi jerawat tertentu. Dalam kondisi seperti itu, moisturizer yang sesuai justru dapat memiliki peran penting untuk membantu menjaga kelembapan dan kondisi skin barrier.

Karena itu, menurutnya, keputusan menggunakan moisturizer sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren, tetapi mempertimbangkan kondisi kulit secara nyata.

Sebagai dokter sekaligus pemilik brand skincare, dr. Grandika juga menilai edukasi tentang perawatan kulit harus lebih kritis. Masyarakat perlu memahami bahwa kulit sehat tidak selalu identik dengan penggunaan banyak produk.

“Kulit sehat bukan berarti harus memakai sepuluh macam skincare. Kadang yang kita perlukan justru mengurangi produk dan melihat bagaimana kulit merespons,” pungkas dr. Grandika. (*)

Tombol Google News

Tags:

Grand Skincare Kabupaten Situbondo info situbondo Kabar Situbondo Dr. Grandika