Ini Kata Jhi Lilur, Terkait Bisnis Indonesia dan Vietnam

Jurnalis: Adinda Octaviani
Editor: Heru Hartanto

25 Sep 2024 15:17

Thumbnail Ini Kata Jhi Lilur, Terkait Bisnis Indonesia dan Vietnam
Ativasi Sahbumi Barat Basra Balad Grup-Batara Grup (Foto Istimewa)

KETIK, SITUBONDO – Bisnis antara Indonesia dan Vietnam semakin bersaing ketat. Persaingan itu bukan hanya dalam hubungan dagang saja, tetapi persaingan tersebut juga terjadi dalam bidang bisnis raksasa yakni lobster dan batubara.

Kedua negara ini tengah berlomba atau bersaing menjadi penguasa di sektor-sektor kelautaan dan pertambangan yang semakin dilirik oleh negara-negara lain di dunia.

"Sektor yang bisa bikin air liur mengalir, yakni bisnis tentang lobster di Vietnam. Budidaya Udang Lobster yang sudah dirintis sejak tahun 1992, kini merajai dunia dengan hasil budidaya mencapai miliaran ekor per tahun di Vietnam," jelas HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Kreaotor E-BARA Grup. 

Lebih lanjut, Warga asli Kabupaten Situbondo yang saat ini ada di Negara Vietnam mengatakan, Vietnam yang memanfaatkan hasil riset dari perguruan tinggi dan memanfaatkan alam dengan cara yang cerdik ini mampu merajai bisnis budidaya Udang Lobster dengan baik. 

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

"Di tiga provinsi utama Phu Yen, Khanh Hoa, dan Ninh Thuan, Vietnam berhasil mengembangkan cara budidaya lobster yang sangat efektif, termasuk di teluk yang airnya tenang dan asin, jauh dari aliran air tawar yang bisa merusakmerusak," kata Jhi Lilur, panggilan akrab HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy. 

Jhi Lilur menjelaskan, Indonesia, meskipun kaya akan benih lobster, namun masih tertinggal jika dibandingkan dengan Negara Vietnam. Budidaya terbesar di Indonesia hanya ada di Lombok Timur, dengan 200.000 ekor, jauh dari miliaran ekor yang dibudidayakan Vietnam.

"Namun, Vietnam sangat bergantung pada benih lobster dari Indonesia. Walaupun ada larangan ekspor benih lobster dari Indonesia, tapi Vietnam mendapatkan benih itu melalui penyelundupan. Meski demikian, kabar baiknya, mulai Bulan Januari 2024, kedua negara sepakat untuk kembali melegalkan perdagangan benih lonster ini," ujar Jhi Lilur.

Cerita lobster ini, kata Jhi Lilur, tak selalu mulus. Sejarah mencatat, Menteri KKP Indonesia Eddy Prabowo pernah tersandung kasus korupsi terkait ekspor benih lobster.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Lobster Indonesia, lanjut Jhi Lilur, siap melesat mengalahkan Vietnam dalam hal budidaya lobster. Dengan memanfaatkan 567 teluk di 27 provinsi Indonesia, optimis Indonesia akan menjadi raja lobster dunia.

"Salah satu langkah nyatanya yakni pengajuan proposal budidaya di Teluk Rote Ndao, NTT, dan Gugusan Teluk Kangean, Jawa Timur. Langkah ini diambil menjadikan Indonesia Raja Lobster Dunia," jelas Jhi Lilur. 

Pasar Udang Lobster yang menggoda, sambung aktivis anti korupsi ini, 
pasar terbesar lobster dunia yaitu, Negara China, terutama saat perayaan Tahun Baru China.

"Harga satu ekor lobster bisa mencapai Rp 1,8 juta hingga Rp 4 juta, tergantung beratnya. Bisnis ini jelas sangat menggiurkan," ujar Jhi Lilur. 

Sementara itu, bisnis Batubara juga sangat menggiurkan. Kalau lobster adalah permata biru laut, maka batubara adalah emas hitam bumi. Vietnam, dengan populasi mencapai 100 juta jiwa, semakin bergantung pada pasokan batubara dari Indonesia.

"Kebutuhan batubara Vietnam mencapai 60 juta metrik ton per tahun, dan sejak 2015, Indonesia menjadi pemasok utama untuk Vietnam Selatan, menggantikan Rusia dan Australia," terang Anak Petani, asal Dusun Sokaan, Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo ini. 

Pengusaha Indonesia, Jhi Lilur, percaya jika diri mampu mengambil 25% dari pasar batubara Vietnam. Dirinya bertekad untuk menjual batubara Indonesia langsung di Vietnam.

"Pertarungan dominasi lobster dan batubara ini merupakan salah satu simbol ambisi kedua negara. Vietnam mungkin unggul dalam jumlah, tetapi Indonesia punya potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dan siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Hanya waktu yang bisa menjawab," tutur Jhi Lilur.

Yang pasti, imbuh Haji Lilur, persaingan ini akan terus memanas, dan kita hanya bisa menyaksikan bagaimana strategi masing-masing negara berbuah hasil dan menguasainya. (*)

Baca Sebelumnya

Blusukan ke Pasar, Papera Kabupaten Kediri Sosialisasikan Paslon Dhito-Dewi di Pilkada 2024

Baca Selanjutnya

Kapolres Kota Batu Tugaskan 12 Walpri Kawal 3 Paslon Pilkada Kota Batu

Tags:

ini kata Jhi Lilur Bisnis Indonesia vietnam Terkait Batubara Udang Lobster

Berita lainnya oleh Adinda Octaviani

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

11 April 2026 05:40

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

10 April 2026 10:45

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

8 April 2026 15:56

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

7 April 2026 20:20

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

7 April 2026 12:40

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

Resmi Berganti, Dandim 0823 Situbondo Kini Dijabat Ferry Ardian

6 April 2026 17:45

Resmi Berganti, Dandim 0823 Situbondo Kini Dijabat Ferry Ardian

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar