Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Ini Strategi Pemkab Situbondo

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Muhammad Faizin

18 Apr 2025 21:45

Thumbnail Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Ini Strategi Pemkab Situbondo
Wabup Situbondo, Ulfiyah ketika memberikan sambutan pada rakor dengan DP3APPKB dan Puspa Rengganis, Jumat 18 April 2025 (Foto : Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Untuk menekan angka kekerasan perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Situbondo memberi perhatian khusus pada aspek pencegahan, salah satunya terkait pernikahan dini. 

Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi DP3APPKB dengan Wakil Bupati Situbondo dan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Rengganis, Jumat 18 April 2025.

Rakor yang berlangsung di Villa Cafe tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Sekretaris Daerah Wawan Setiawan, Kepala DP3APPKB HM. Imam Darmaji, dan seluruh pengurus Forum Puspa Rengganis Situbondo.

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah dalam sambutannya mengatakan, salah satu perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo yakni melakukan pengawasan terhadap pernikahan dini yang ada di beberapa desa di wilayah Kabupaten Situbondo.

Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka Suara

“Tingkat pernikahan usia dini menjadi bagian yang harus dipikirkan bersama. Walaupun, anggaran di Puspa Rengganis ini kecil, tetapi Puspa Rengganis harus bisa mencari terobosan lain dan mampu menggandeng kerja-sama dengan dinas-dinas lain. Sehingga, ke depan Puspa Rengganis bisa melakukan kajian-kajian terkait pernikahan usia dini di pedesaan wilayah Kabupaten Situbondo,” harap Mbak Ulfi, panggilan akrab Wakil Bupati Situbondo.

Disisi lain, masih ada informasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Untuk membantu pemerintah, maka saya harapakn peran pengurus Puspa Rengganis bisa melaksanakan diskusi dan atau melalukan sharing dengan Forkopimcam tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh agama dalam menangani persoalan tersebut diatas,” jelas Mbak Ulfi.

Pemkab Situbondo berharap Puspa Rengganis bisa memberikan kontribusi. “Di Kabupaten Situbondo tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak masih lumayan tinggi. Hal ini harus menjadi pemikiran kita bersama,” kata Mbak Ulfi.

Untuk menekan angka kekerasaan kekerasan terhadap perempuan dan anak, lanjut Mbak Ulfi, bukan hanya tanggungjawab pemerintah, namun harus dilakukan bersama-sama.

Baca Juga:
Wabup Situbondo Serahkan Bantuan Modal Usaha Ekonomi Produktif Bagi Warga Miskin Ekstrem

“Sosialisasi agar angka kekerasan terhadap perempuan dan anak menurun, harus terus dilakukan. Sebab, kesadaran masyarakat terkait kekerasan masih minim. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama," ujarnya.

Mbak Ulfi mengatakan, pemenuhan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Situbondo harus dilakukan secara maksimal. “Apabila mengacu kepada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) tersebut, maka ada 4 komponen kekerasan yang harus diperhatikan bersama.

“Kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual dan penelantaran rumah tangga ini harus menjadi perhatian bersama. Untuk itu, saya berharap Puspa Rengganis mampu menjembatani atau memberikan solusi terhadap hal-hal tersebut diatas,” pungkas Mbak Ulfi. (*)

Baca Sebelumnya

Wakapolres Batu Pastikan Hak-hak Korban Wahana 360 Pendulum Jatim Park 1 Terpenuhi

Baca Selanjutnya

Polres Malang Jaga Ibadah Paskah di 329 Titik, Situasi Berlangsung Kondusif

Tags:

Ini Kata Wabup Situbondo Ketika rakor dengan DP3APPKB dan Puspa Rengganis

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar