BBM Langka di Simeulue, Pemkab Koordinasi dengan Pertamina soal Kuota dan Distribusi

15 September 2026 22:42 15 Sep 2026 22:42

Helman Gusti F., Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail BBM Langka di Simeulue, Pemkab Koordinasi dengan Pertamina soal Kuota dan Distribusi

Wakil Bupati Simeulue, Nusar Amin didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kasirman., Saat Melakukan Audensi diterima langsung oleh Manager Sales Pertamina Patra Niaga Aceh, Misbah Bokhari, didampingi Subkoordinator Wilayah I, Ferdi Fajrian Adi Candra di Kantor Sales Area Retail PT Pertamina Patra Niaga, Kota Banda Aceh, Selasa 15 September 2026. (Helman/Ketik.com)

KETIK, SIMEULUE – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kabupaten Simeulue, Aceh, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Simeulue. Pemkab kemudian berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk membahas ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kasirman, melakukan koordinasi dengan jajaran Pertamina Patra Niaga Wilayah Aceh di Kantor Sales Area Retail PT Pertamina Patra Niaga, Kota Banda Aceh, Selasa, 15 September 2026. 

Pertemuan tersebut membahas distribusi BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Simeulue setelah terjadi keterbatasan pasokan, terutama untuk jenis solar.

Audiensi tersebut diterima Manager Sales Pertamina Patra Niaga Aceh Misbah Bokhari bersama Subkoordinator Wilayah I Ferdi Fajrian Adi Candra.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Simeulue mengusulkan penyesuaian dan penambahan kuota BBM sesuai kebutuhan masyarakat. Usulan tersebut terutama mencakup solar dan minyak tanah.

Selain persoalan kuota, Pemkab Simeulue mendorong percepatan pendirian SPBU di wilayah Simeulue Barat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas akses pelayanan BBM bagi masyarakat.

Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin mengatakan ketersediaan BBM merupakan kebutuhan strategis karena berkaitan dengan aktivitas masyarakat, transportasi, sektor usaha, nelayan, dan perekonomian daerah.

“Pemerintah Kabupaten Simeulue berkomitmen mengawal kebutuhan dasar masyarakat, termasuk terus mengupayakan agar ketersediaan dan distribusi BBM dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran,” tegas Nusar.

Menurut Nusar, Pemkab Simeulue akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pertamina untuk mendorong penyelesaian persoalan kuota serta distribusi BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Pemkab Simeulue juga berharap pengawasan terhadap distribusi BBM dapat dilakukan secara optimal. Pengelola SPBU di wilayah tersebut diminta meningkatkan pelayanan dan memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berlangsung tertib, sesuai ketentuan, serta tepat sasaran.

 

Tombol Google News

Tags:

Parta Niaga Kelangkaan BBM Simeulue