Pemkab dan DPRD Sepakat Bakal Jadikan Batik Khas Sidoarjo Seragam ASN dan Sekolah

Editor: Fathur Roziq

26 Mei 2025 18:04

Thumbnail Pemkab dan DPRD Sepakat Bakal Jadikan Batik Khas Sidoarjo Seragam ASN dan Sekolah
Bupati Sidoarjo Subandi saat mengunjungi Sentra Batik Jetis pada 20024 lalu. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Kabar bagus bari para perajin batik. Pemkab Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo serius memberdayakan dan mengangkat batik khas Sidoarjo. Produk kain tradisional itu akan dijadikan seragam resmi di sekolah-sekolah, bahkan perkantoran di lingkut Pemkab Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan gagasan tentang batik Sidoarjo itu setelah rapat paripurna DPRD Sidoarjo pada Senin (26 Mei 2025). Menurut Bupati Subandi, keinginan menjadikan batik khas Sidoarjo sebagai seragam itu menjadi gagasan penting dan akan diseriusi pada 2026. 

”Kami ingin warga Sidoarjo punya batik khas yang menjadi kebanggaan,” kata Bupati Subandi.

Perputaran ekonomi para perajin batik Sidoarjo bisa semakin berjalan dan kerajinan batik Sidoarjo bisa maju. Gagasan ini bakal dijadikan peraturan bupati pada 2026. Setelah itu, pemakaian batik sebagai baju seragam bisa mulai dilaksanakan pada tahu ajaran baru.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

”Termasuk aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Sidoarjo,” kata Bupati Subandi.

Gagasan itu pun langsung disetujui oleh Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih. Abdillah Nasih bahkan sangat setuju bila kewajiban mengenakan batik khas Sidoarjo tidak hanya diwajibkan di lingkungan sekolah. Termasuk, para pegawai Pemkab Sidoarjo.

Para ASN di Sekretariat DPRD Sidoarjo juga sepakat mengenakan batik khas Sidoarjo. Pada hari-hari tertentu, pegawai ASN menggunakan batik khas Sidoarjo.

”Di internal kami sudah konsisten. Komitmen memakai batik. Cukup dengan peraturan bupati saja,” tegas Abdillah Nasih.

Baca Juga:
Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Batik khas Sidoarjo memiliki beragam motif. Di antaranya, motif sekar jagad yang berciri flora dan fauna khas Sidoarjo. Motif ini kayar warna-warni. Motif bunga kenongo. Motif ini dikenal menampilkan unsur feminin, kesan spiritual, dan simbol keberkahan.

Ada pula batik bermotif kupu-kupu. Keindahan alam, kebebasan, dan kelembutan menjadi ciri khas motif ini.  Batik merak menampilkan keanggunan, keindahan, kemegahan, serta ketenangan dan kepercayaan diri.

Batik khas Sidoarjo juga dikenal kental dengan motif beras wutah, kembang tebu, dan udang bandeng. Beras wutah menggambarkan sejarah Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah produsen beras unggul. Kembang tebu juga menggambarkan Sidoarjo sebagai produsen gula terkemuka  dengan lima pabrik gula yang masih kukuh berdiri. Adapun udang bandeng menggambarkan Sidoarjo sebagai kota dengan hasil perikanan yang melimpah.

Di wilayah Kabupaten Sidoarjo, beberapa daerah dikenal sebaga sentra batik. Sebut saja batik Jetis. Sentra batik jetis berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Sidoarjo. Batik Jetis diyakini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu.

Selain Kampung Batik Jetis, beberapa daerah penghasil batik, antara lain, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon; Desa Sekardangan dan Gajah Mada, Kecamatan Sidoarjo, serta Desa Patihan dan Kenongo, Kecamatan Tulangan. (*)

 

Baca Sebelumnya

Partai UKM Indonesia Gelar Kongres Perdana Agustus 2025 di Jakarta

Baca Selanjutnya

Patrick Kluivert Ungkap Alasan Tak Panggil Ragnar dan Elkan Baggott

Tags:

Batik Sidoarjo Bupati Sidoarjo Bupati Subandi Sentra Bati Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

18 April 2026 17:44

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

18 April 2026 14:34

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend