Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55 16 Apr 2026 09:55

Fathur Roziq

Editor
Thumbnail Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Kantor Bank Jatim Cabang Sidoarjo menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Dokumen)

KETIK, SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo bekerja keras mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Sidoarjo. Setelah transfer dana pusat ke APBD Sidoarjo 2026 turun sekitar Rp 640 miliar, setoran deviden dan bagian laba BUMD juga berandil besar dalam menaikkan PAD Sidoarjo. Berapa nilainya?

Pendapatan asli daerah (PAD) Sidoarjo, antara lain, ditopang oleh penyertaan saham. Di Bank Jatim, Pemkab Sidoarjo memiliki 2,47 persen. Nilai investasinya mencapai Rp 92.538.962.500. Dari investasi saham tersebut, Pemkab Sidoarjo memperoleh setoran untuk PAD senilai Rp 20.132.776.681.

Setoran deviden untuk PAD Sidoarjo itu telah teraudit pada tahun buku 2023. Disetorkan ke PAD Sidoarjo pada Maret 2024. Ada kenaikan nilai dari pembagian deviden pada 2023, yaitu Rp 19.651.574.076.

Bagaimana untuk tahun 2025? Kepala Cabang Bank Jatim Sidoarjo Suyatno mengatakan, pembagian laba deviden untuk tahun buku 2025 masih akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) mendatang. RUPS 2025 pada bulan Mei 2026.

”Kalau sudah selesai RUPS dan sudah ada info pembagian, saya informasikan,” katanya kepada jurnalis Ketik.com saat ditanya tentang nilai deviden dari Bank Jatim Sidoarjo untuk PAD Sidoarjo.

Foto Kantor BPR Delta Artha Sidoarjo di Jalan A. Yani Sidoarjo. (Foto: website Delta Artha)Kantor BPR Delta Artha Sidoarjo di Jalan A. Yani Sidoarjo. (Foto: website Delta Artha)

PAD Sidoarjo juga ditopang oleh setoran dari PT BPR Delta Artha Perseroda. Pemkab Sidoarjo memegang 95 persen saham di perusahaan perseroan daerah (perseroda) ini. Pada 2024, bagian laba untuk Pemkab Sidoarjo mencapai Rp 8.442.260.609.

Penyetoran dilakukan pada Maret 20224. Berdasar laporan keuangan teraudit BPR Delta Artha pada 2023. Ada peningkatan tipis dari bagian laba pada 2023, yaitu Rp 8.350.568.947.

Untuk setoran tahun 2025, Dirut PT BPR Delta Artha Sofia Nurkrisnajati Atmaja menyebutkan, setoran untuk PAD Sidoarjo naik sekitar Rp 2 miliar menjadi Rp 10.420.156.620.

”Sudah kami setorkan pada Maret 2026 kemarin,” kata Sofia Nurkrisnajati kepada Ketik.com.

Badan usaha milik daerah (BUMD) lain juga ikut menyumbang PAD Sidoarjo. Di antaranya, PT Aneka Usaha Sidoarjo yang menyetor bagian laba ke PAD Sidoarjo senilai Rp 879.203.0117 pada 2024.

Foto Kantor PDAM Delta Tirta di Jalan Pahlawan Sidoarjo. (Foto: Dokumen)Kantor PDAM Delta Tirta di Jalan Pahlawan Sidoarjo. (Foto: Dokumen)

Kemudian, Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Delta Tirta. (PDAM Delta Tirta). Pada 2024, bagian laba untuk PAD Pemkab Sidoarjo mencapai Rp 8.653.474.313. Setoran itu merupakan 40 persen laba bersih yang termuat dalam Laporan Keuangan Perumda Delta Tirta yang teraudit pada 2023. 

Jika diukur dari target 2024, capaiannya 100,4 persen. Target 2024 adalah Rp 8.614.719.137. Namun, bila dibandingkan dengan capaian tahun 2023, ada penurunan sekitar Rp 2,56 miliar. Sebab, pada 2023, Perumda Delta Tirta menyetorkan bagian laba untuk PAD  Sidoarjo senilai Rp 11.218.427.337.

Bagaimana setoran bagian laba tahun 2025? Direktur Utama (Dirut) Perumda Delta Tirta  Dwi Harry Soeryadi menyatakan belum bisa menyebutkan nilainya. Angkanya masih dalam proses audit di BPKP.

”Tahun 2025 masih belum selesai audit BPKP,” jawabnya singkat kepada Ketik.com. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bank Jatim Sidoarjo Delta Artha Sidoarjo Perumda Delta Tirta PT Aneka Usaha Pendapatan asli daerah PAD Sidoarjo