Masyarakat Sambut Antusias Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Pemkab Sidoarjo

Editor: Fathur Roziq

25 Sep 2025 06:02

Thumbnail Masyarakat Sambut Antusias Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Pemkab Sidoarjo
Anggota TNI ikut serta menyukseskan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di berbagai desa wilayah Kecamatan Waru. (Foto: Kecamatan Waru)

KETIK, SIDOARJO – Kenaikan harga beras menjadi perhatian pemerintah pusat hingga ke daerah. Sebagai salah satu di antara 93 kabupaten/kota di Indonesia yang mengalami kenaikan harga beras, Pemkab Sidoarjo pun menggencarkan operasi pasar. Pasar murah itu disambut antusias warga di berbagai lokasi.

Masyarakat Kabupaten Sidoarjo merasakan manfaat operasi Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Pemkab Sidoarjo. Di desa-desa dan kelurahan, kegiatan operasi pasar beras SPHP itu diserbu warga. Camat, lurah, bersama TNI dan Polri serta stakeholders lain berperan mendukung program nasional Presiden Prabowo tersebut.

Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo dimulai pada Rabu (17 September 2025). Di desa-desa di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo, terus berlangsung hingga saat ini. Kecamatan Waru, misalnya, telah menggelar pasar murah beras SPHP setiap hari.

Petugas kecamatan, desa/kelurahan, dan Babinsa serta Bhabinkamtibmas ikut turun langsung. Di Desa Brebek, Bungurasih, Janti, Kedungrejo, Kepuhkiriman, Kureksari, Medaeng, Ngingas, Pepelegi, dan Tambakoso. Di setiap desa, rata-rata didistribusikan 1,5 ton beras atau 300 kemasan berisi 5 kilogram.

Baca Juga:
Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

”Besok (Rabu, 24/92025), Gerakan Pangan Murah berlanjut ke Desa Wedoro. Alhamdulillah masyarakat menyambut baik,” kata Camat Waru Nawari di sela-sela memantau pasar muras beras SPHP (Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan) pada Selasa (23 September 2025).

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, itu pun disambut antusias warga desa. Mereka berduyun-duyun datang membeli beras yang harganya lebih murah daripada harga di pasaran itu. Beras SPHP dijual Rp 11 ribu per kilogram atau Rp 55 ribu per 5 kilogram. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) adalah Rp 12.500 per kilogram atau Rp 62.500.

”Kami sangat senang inisiatif pasar murah di Sidoarjo ini. Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat,” kata seorang warga Desa Bungurasih sambil membawa beras kemasan 5 kilogram.

”Semoga program ini diteruskan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” tambah warga lainnya sambil tersenyum senang.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Tanggapan lain juga disampaikan warga desa-desa yang telah merasakan kehadiran pasar murah beras Sidoarjo untuk operasi Gerakan Pangan Murah serentak di Kabupaten Sidoarjo ini.

”Lumayan selisih harganya. Sangat membantu kami,” ungkap Yunita, 52, warga  Desa Berbek yang bersama-sama warga lain mendatangi pasar muras beras itu.

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan berupaya all out untuk menyukseskan Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Pemkab Sidoarjo untuk mendukung program nasional ini.

Disperindag Sidoarjo mengerahkan sedikitnya dua orang pegawai untuk membawa beras setiap hari. Ada 24 titik penjualan  beras murah untuk masyarakat. Ada 60 pegawai Disperindag Sidoarjo bertugas mendistribuskan beras setiap harinya.

Sebagai kepala dinas, dirinya juga berkeliling memantau perkembangan distribusi beras Gerakan Pangan Murah Sidoarjo ini. Dalam satu hari paling tidak ada tiga titik yang didatangi. Tidak hanya pagi atau siang. Ada pula yang sampai malam.

”Tugas kami sebagai ASN melayani masyarakat, seperti yang disampaikan Pak Bupati (Subandi) dan Bu Wabup (Mimik Idayana),” ungkap Widyantoro Basuki. 

Hingga Senin (22 September 2025), lanjut dia, distribusi beras murah di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai hampir 30 persen. Pemkab Sidoarjo menarget penyaluran 6.750 ton beras SPHP. Hingga saat ini, sudah tersalurkan sekitar 2.024 ton beras SPHP.

Di satu titik paling tidak dijual 50 sak beras murah. Banyak yang mampu menjual lebih dari itu. Karena berasnya tergolong enak, peminatnya pun banyak. Jika ada satu titik yang peminatnya kurang, beras SPHP segera dialihan ke titik lain.

”Biasanya langsung habis. Rata-rata desa-desa selalu minta tambah kiriman beras,” kata Widyantoro Basuki.

Sebagai informasi, Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu di antara 93 daerah yang mengalami kenaikan harga beras pada minggu ke-1 dan ke-2 bulan September 2025. Kementerian Dalam Negeri mengirimkan edaran agar daerah-daerah itu segera melakukan Gerakan Pangan Murah. Baik di pasar-pasar tradisional maupun titik-titik tertentu.

Bupati Sidoarjo Subandi pun bergerak cepat merespons surat tersebut. Gerakan Pangan Murah digencarkan mulai 17 September hingga saat ini. Berbagai stakeholder dilibatkan untuk menyukseskan gerakan tersebut. Inisiatif dan respon cepat Pemkab Sidoarjo itu mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Mereka berduyun-duyun mendatangi titik-titik penjualan beras. (*)

 

Baca Sebelumnya

Satpol PP Sidoarjo dan KPP Bea Cukai Gencar Operasi, Amankan 490.100 Batang Rokok tanpa Cukai

Baca Selanjutnya

Krisis Keuangan RS Misi Lebak: Kerugian Rp1,2 Miliar dan Tuntutan Nakes

Tags:

Gerakan Pangan Murah Pemkab Sidoarjo Bupati Sidoarjo Bupati Subandi

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar