DPRD Sidoarjo Hearing soal Penanganan Korban Narkoba, Berbagai Fenomena Terungkap

Editor: Fathur Roziq

14 Mar 2025 15:12

Thumbnail DPRD Sidoarjo Hearing soal Penanganan Korban Narkoba, Berbagai Fenomena Terungkap
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori (berbatik) berdiskusi dengan Kepala BNNK Sidoarjo Kombespol Gatot Soegeng Soesanto (kanan) dan Ketua YR KOBRA Jatim Tjatur Agus Prawbowo (baju putih) setelah hearing pada Jumat (14 Maret 2025) di DPRD Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Komisi D DPRD Sidoarjo menerima lembaga YR KOBRA dan BNNK Sidoarjo untuk hearing pada Jumat (14 Maret 2025). Komisi bidang kesejahteraan rakyat tersebut menerima keluhan dan informasi tentang fenomena penyalahgunaan narkoba di Sidoarjo. Apa saja?

Ketua Umum YR KOBRA (Yayasan Rehabilitasi Korban Narkoba) Jatim Tjatur Agus Prabowo menyampaikan beberapa kendala yang dialami yayasannya dalam melayani klien. Dana untuk operasional menjadi kendala lembaga tersebut untuk bekerja maksimal.

Misalnya, honor untuk relawan dan sewa tempat pelayanan. Saat ini, biaya itu dipenuhi dengan urunan. Relawan baru bisa dapat honor jika klien membayar penuh. 

"Untuk memaksimalkan rehab sosial, YR KOBRA butuh dukungan dari Pemkab dan DPRD Sidoarjo," kata Tjatur saat hearing di ruang rapat DPRD Sidoarjo.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Kepala BNNK Sidoarjo Kombespol Gatot Soegeng Soesanto menjelaskan, dulu biaya-biaya untuk itu bisa diklaim ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Sekarang BNNK Sidoarjo tidak bisa. Hibah BNNK Sidoarjo tinggal Rp 900 juta. Kena efisiensi Rp 1,1 juta dari Rp 2 miliar. 

"Seperti buah simalakama bila mereka melakukan kegiatan secara mandiri," kata Kombespol Gatot kepada pimpinan dan anggota DPRD Sidoarjo.

Memang ada relawan yang membantu secara mandiri. Namun, tetap kurang banyak. Karena klien tidak datang sekali, tetapi berkali-kali untuk sembuh. Biaya di salah satu tempat rehab narkoba bisa mencapai Rp 48 juta. 

"Kita bergantung banyak pada teman-teman ini," tambah Gatot.

Baca Juga:
Muscab VI PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas dan Arah Perjuangan Partai ke Depan

Foto Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori memimpin hearing dengan BNNK Sidoarjo dan YR KOBRA di kantor DPRD Sidoarjo pada Jumat (14 Maret 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori memimpin hearing dengan BNNK Sidoarjo dan YR KOBRA di kantor DPRD Sidoarjo pada Jumat (14 Maret 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Menurut dia, wilayah Kabupaten Sidoarjo belum menjadi sasaran utama. Namun, fenomena gunung es tetaplah ada. Belum bisa diketahui seberapa besar yang terjadi di bawah permukaan. Polresta Sidoarjo pernah mengungkap pengiriman 30 kilogram sabu-sabu di jalan.  Sasaran pengiriman bukan ke Sidoarjo. Madura.

Polda Jogja juga pernah menginformasikan barang masuk, tapi sasaran juga Madura. Polda Sumut pun pernah menginformasikan bahwa ada barang masuk. Hendak ditangkap pelaku utamanya. Tapi, ternyata tidak ada yang ambil barang itu. 

"Saya harap keinginan teman-teman (YR KOBRA) ini bisa tersampaikan ke eksekutif dan legislatif," imbuh Gatot kepada Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori.

Kepala DP3AKB Heni Kristiani menyatakan dinasnya punya berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Sidoarjo juga bersinergi dengan BNNK Sidoarjo. Misalnya, Duta Genre yang memberikan pengetahuan tentang berbagai hal yang perlu diketahui remaja. 

DP3AKB Sidoarjo menyampaikan, ada informasi ada anak mampu melayani om-om sampai tiga orang dalam semalam. Ternyata pakai obat. Meski kategori ringan. Ada pula kasus anak ngelem. Dikonsultasikan juga dengan BNNK.

"Kami telah melaksanakan berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kami juga bersinergi dengan BNNK," ungkap Heni Kristiani.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinsos Sidoarjo Bashori Alwi menyatakan dirinya pernah dilapori temuan seorang Kades. Ada ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Ternyata dia bukan ODGJ, melainkan pemakai. Ditelusuri ternyata malah pengedar. Polsek setempat tidak menindaklanjuti karena desa menyatakan dia sebagai ODGJ. RSJ Menur minta diambil untuk diteruskan ke lembaga seperti YR KOBRA ini.

"Kami akan menjemputnya," kata Bashori Alwi.

Kepala Disporapar Yudi Iriyanto juga punya program pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ada Duta Anti Narkoba. Memberikan edukasi ke sekolah-sekolah. SD maupun SMP. Terkait anggaran-anggaran seperti itu belum ada di Disporapar Sidoarjo.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Irda Bella menyatakan permintaan dan harapan tentang dukungan itu akan dibicarakan lebih lanjut. Baik di legislatif maupun eksekutif. 

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori menjelaskan bahwa DPRD Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo akan mendukung upaya-upaya pencegahan penyalahgunaan dan penanganan korban narkoba ini. Namun, kebijakan itu sebenarnya masih merupakan ranah pemerintah pusat.

"Kami akan membantu karena ini daerah lebih bersifat supporting. Masalah pencegahan dan penanganan terkait narkoba ini merupakan atensi pusat," jelasnya.

Banyak anggaran pusat dipotong oleh pemerintah pusat terkait kebijakan efisiensi. Misalnya anggaran untuk lembaga-lembaga di daerah terkait penanganan narkoba. Namun, pemerintah daerah hanya bisa mensupport karena punya program-program sendiri yang mendesak untuk masyarakat.

"Jadi, kita sifatnya mensupport pemerintah pusat," tegas Dhamroni Chudlori. (*).

Baca Sebelumnya

Kemenag Kaimana Salurkan Bantuan Sosial, Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

Baca Selanjutnya

Tidak Cilet-Cilet! Investor Kembali Lirik Teluk Surin, Teken MoU dengan Bupati Abdya

Tags:

Penanganan Korban Narkoba DPRD Sidoarjo Komisi D DPRD Sidoarjo BNNK Sidoarjo YR KOBRA Jatim

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H