SDN Waung Krembung Sidoarjo Ambruk setelah 20 Tahun Lebih Tak Pernah Diperbaiki

26 Juni 2026 06:17 26 Jun 2026 06:17

Fathur Roziq

Editor
Thumbnail SDN Waung Krembung Sidoarjo Ambruk setelah 20 Tahun Lebih Tak Pernah Diperbaiki

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori melihat puing-puing reruntuhan bangunan kelas SDN Waung Krembung yang masih berserakan pada Kamis (24 Juni 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Ambruknya bangunan kelas SDN Waung, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, pada Selasa (22 Juni 2026) membuka tabir seberapa jauh sebenarnya pemetaan sekolah-sekolah rusak di Sidoarjo. Sebab, gedung yang ambruk diperkirakan dibangun pada awal tahun 2000. Rehab terakhir terjadi pada era Bupati Win Hendrarso.

”Saya masih SD waktu kelas ini dibangun,” ungkap seorang guru yang mengaku sebagai alumnus SDN Waung, Krembung, kepada anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori yang mendatangi sekolah itu pada Kamis (24 Juni 2026).

Dhamroni memperkirakan, kelas yang ambruk itu dibangun sekitar tahun 2003 atau 2004. Konstruksi atapnya masih terbuat kayu. Kondisinya sudah sangat keropos. Banyak yang telah lapuk karena dimakan rayap.

”Cuma ini genting-gentingnya masih utuh,” kata anggota DPRD Sidoarjo asal Tulangan tersebut.

Foto Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori menelepon pejabat Disdikbud Sidoarjo untuk meminta kepastian pembangunan kembali ruang kelas SDN Waung Krembung yang ambruk. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori menelepon pejabat Disdikbud Sidoarjo untuk meminta kepastian pembangunan kembali ruang kelas SDN Waung Krembung yang ambruk. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Diketahui, saat ini, SDN Waung Krembung mendidik total 110 siswa. Mereka terbagi atas 6 rombongan belajar (rombel). Tiga kelas tidak bisa lagi dipakai. Akibatnya, mereka harus mengungsi belajar di perpustakaan, ruang UKS, dan mushola.

Kondisi itu telah berlangsung bertahun-tahun. Penyebabnya, SDN Waung tidak pernah dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang definitif. Informasinya, yang menjabat selalu berstatus pelaksana tugas (Plt). Berganti-ganti sekitar 6 bulan sekali. Dia merangkap sebagai kepala sekolah lain.

”Plt yang sekarang juga mau pensiun,” tambah guru lain.

Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Sidoarjo, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengaku mendapatkan informasi bahwa memang ada rencana perbaikan gedung SDN Waung. Namun, prosesnya belum berjalan. Masih perencanaan. Belum ditenderkan, apalagi akan digarap.

Dia mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo segera turun tangan. Tidak ada alasan lagi menunda-nunda perbaikan gedung kelas SDN Waung. Kasihan para murid yang harus belajar di tempat tidak layak. Ruang kelas sempit. Bangku berdesakan.

”Pendidikan iman dan taqwa juga harus menjadi perhatian,” tutur anggota DPRD Sidoarjo dari PKB itu.

Foto Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori menunjukkan ruang kelas SDN Waung, Krembung, Sidoarjo, yang dindingnya retak pada Kamis (24 Juni 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori menunjukkan ruang kelas SDN Waung, Krembung, Sidoarjo, yang dindingnya retak pada Kamis (24 Juni 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Diketahui bahwa SDN Waung, Krembung, ambruk pada Selasa (22 Juni 2026). Atap ambrol setelah terjadi hujan deras. Dari bongkahan dan puing-puing terlihat bahwa usia bangunan memang sudah tua.

Menurut informasi, gedung itu telah rusak parah bertahun-tahun silam. Bahkan, ruang kelas itu sudah tidak digunakan sejak 3 tahun lalu. Khususnya ruang kelas IV dan V. Murid-murid diungsikan ke ruang lain. Ada yang di mushola, ruang UKS, maupun perpustakaan.

"Ada satu kelas lain yang temboknya retak. Batu-batanya sudah pecah," tambah Dhamroni Chudori yang juga ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo tersebut.

Menurut beberapa guru, kerusakan tersebut sebenarnya sudah disampaikan kepada kepala sekolah. Kerusakan direkam video. Para guru mengira laporan itu bakal segera ditindaklanjuti. Faktanya tidak. Sampai Plt Kepala SDN Waung berganti beberapa kali, laporan ternyata belum sampai ke Disdikbud Sidoarjo. Mereka pun pasrah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sekolah Ambruk Sidoarjo Sdn Ambruk Sidoarjo DPRD Sidoarjo Sdn Waung Krembung Disdikbud Sidoarjo