Senang Terima Honor, Kader Kesehatan Sidoarjo Ramai-Ramai Datang ke Pendapa

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

29 Jul 2023 02:04

Thumbnail Senang Terima Honor, Kader Kesehatan Sidoarjo Ramai-Ramai Datang ke Pendapa
Para tenaga kesehatan dan kader posyandu hadir di Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo, Jumat pagi (28/7/2023) untuk menerima insentif dari Pemkab Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Wajah-wajah gembira terlihat saat Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyerahkan penghargaan serta insentif dan honor untuk kader-kader posyandu dan tenaga kesehatan.

Perhatian ini merupakan program Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo yang bertujuan mengendalikan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta menekan angka stunting.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengalokasikan anggaran Rp 2,25 miliar untuk ratusan tenaga kesehatan dan ribuan kader posyandu. Bupati Ahmad Muhdlor Ali menyerahkannya secara simbolis di Pendapa Kabupaten Sidoarjo Jumat (28/7/2023).

”Penyerahan insentif, honor, serta fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi kader kesehatan bertujuan untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka,” katanya.

Baca Juga:
Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Gus Muhdlor berharap kader-kader kesehatan di Sidoarjo mampu terus berperan aktif mengendalikan AKI, AKB, dan stunting. Pemberian insentif ini diharapkan dibarengi dengan peningkatan peran para kader kesehatan dan kenaikan performa. Semua pihak terus berkolaborasi menjaga keberlanjutan program-program kesehatan.

”Meski insentif ini tidak banyak, jangan lupa bahwa kader kesehatan ini merupakan bentuk pengabdian,” tuturnya.

Foto Seorang peserta pertemuan kader kesehatan menggendong buah hatinya sambil mengikuti acara di Pendapa Delta Wibawa Jumat pagi (28/7/2023). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Seorang peserta pertemuan kader kesehatan menggendong buah hatinya sambil mengikuti acara di Pendapa Delta Wibawa Jumat pagi (28/7/2023). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Ada kader yang mengabdi sampai 40 tahun. Ada pula pula yang sudah lebih dari 50 tahun, bahkan 60 tahun. Mereka turut serta membangun Kabupaten Sidoarjo agar semakin lebih baik lagi.

Baca Juga:
Arumi Bachsin Ajak Siswa SDN Randutatah Konsumsi Ikan, 'Superfood' Lokal Pencegah Stunting

Gus Muhdlor menjelaskan, ciri-ciri negara maju itu ada alat ukurnya. Maju atau tidaknya negara bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya. Masing-masing bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Ekonomi terkait pendapatan per kapita dan sebagainya. Pendidikan berkaitan dengan rata-rata kesempatan belajar dan sebagainya. Serta, kesehatan yang terkait dengan angka harapan hidup. Di antara tiga hal itu, yang nomor satu harus kesehatan.

Ndak mungkin pergi ke sekolah saat sakit. Ndak mungkin juga bisa pergi kerja kalau sakit,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, pemberian insentif dan honor ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sidoarjo dalam mendukung dan memperhatikan sektor kesehatan.

”Pemberian insentif ini merupakan apresiasi kami untuk kesejahteraan para kader kesehatan dan tenaga kesehatan. Diharapkan memberikan dampak positif untuk sektor kesehatan di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Data Dinkes Sidoarjo menyebutkan, anggaran untuk insentif dan honor bagi tenaga kesehatan maupun kader posyandu se-Kabupaten Sidoarjo mencapai Rp2,25 miliar.

Angka tersebut untuk 204 tenaga kesehatan (bidan dan perawat), 10.558 kader kesehatan, 2.751 orang dari kelompok asman (asuhan mandiri). Semua tersebar di Kabupaten Sidoarjo.

Insentif untuk kader kesehatan Rp 30 ribu per bulan. Tenaga kesehatan (bidan dan perawat) Rp 250 ribu per bulan. Pembagian insentif diakumulasikan selama 6 bulan sekali.

Salah seorang penerima insentif, Suparti, mengaku sangat senang dirinya bisa diundang ke Pendapa Delta Wibawa. Nenek 82 tahu itu sudah mengabdi sangat lama sebagai kader kesehatan di posyandu. Bahkan, pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari presiden.

”Saya sangat senang bisa. Seumur-umur baru ikut diacarakan seperti ini,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dipaido Emak-Emak, Gus Muhdlor Tertawa dan Hadiahkan Tiga Sepeda

Baca Selanjutnya

Terus Tambah Desa Budaya, Pemkab Bondowoso Kukuhkan Desa Karangmelok

Tags:

Kader Posyandu Dinkes Sidoarjo kesehatan anak Pemkab Sidoarjo Bupati Muhdlor Gus Muhdlor Stunting Balita Stunting

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

18 April 2026 17:44

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

18 April 2026 14:34

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend