Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Polisi Bantah Sopir Sempat Kabur Meski Ada Video dan Kesaksian Warga

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

9 Apr 2026 15:26

Thumbnail Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Polisi Bantah Sopir Sempat Kabur Meski Ada Video dan Kesaksian Warga
Polisi saat meninjau lokasi laka lantas di Torjunan (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Kecelakaan lalu lintas antara dump truk dan sepeda listrik terjadi di Jalan Raya Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Insiden ini menyisakan pertanyaan publik setelah beredar dugaan sopir truk sempat melarikan diri, yang justru dibantah oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang.

Korban dalam peristiwa tersebut, Siti Aisyah (9), pelajar asal Desa Torjunan, mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD dr. Mohammad Zyn.

Sementara itu, pengemudi dump truk bernomor polisi M 8758 UC, Toad (61), warga Desa Mlajah, Bangkalan, dilaporkan dalam kondisi sehat.

Baca Juga:
Kasatlantas Polres Sampang dan Kapolsek Robatal Saling Lempar Ihwal Sopir Truk Diduga Kabur Usai Laka Lantas

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah sebuah video berdurasi 39 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga pengemudi dump truk diseret warga dari belakang rumah. Terdengar pula suara seorang perempuan yang menyebut sopir tersebut bersembunyi.

"Ketemu yang menabrak ini sembunyi di belakang rumah. Tua ya, seandainya tidak lari," ujar suara perempuan dalam rekaman tersebut.

Keterangan serupa juga disampaikan warga sekitar, Mohammad Zahri. Ia menyebut sopir dan kernet dump truk sempat melarikan diri usai kejadian, sebelum akhirnya diamankan warga.

"Dump truk lawan sepeda listrik. Sopir dan kernet sempat kabur. Tapi warga langsung bergerak cepat, pelaku berhasil diamankan dan diserahkan ke polisi," katanya. Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga:
Kisah Sopir Blitar yang Menantang Nyali Pergi ke Tanah Suci

Namun, pernyataan warga dan bukti visual yang beredar itu tidak sejalan dengan keterangan resmi kepolisian.

Foto Kasat Polres Sampang AKP Sulaiman (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)Kasat Polres Sampang AKP Sulaiman (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

Kepala Satlantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menegaskan bahwa tidak ada laporan mengenai upaya melarikan diri oleh pengemudi truk.

"Masalah sempat lari tidak, cuman laporan kecelakaan dan tidak tercantum dalam laporan kepolisian sektor Robatal bahwa sopir dump truk sempat melarikan diri " ujarnya. 

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi akibat tabrakan dari arah berlawanan. Dump truk melaju dari utara ke selatan, sedangkan sepeda listrik yang dikendarai korban melaju dari arah selatan ke utara.

Menurut dia, korban diduga mendahului kendaraan di depannya sehingga jarak dengan truk terlalu dekat dan ruang untuk menghindar tidak mencukupi.

"Tabrakan tidak dapat dihindari," kata AKP Sulaiman.

Meski demikian, tidak adanya pengakuan resmi terkait dugaan sopir yang sempat kabur memunculkan tanda tanya. Terlebih, rekaman video dan kesaksian warga menunjukkan indikasi berbeda dengan versi kepolisian.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Satlantas Polres Sampang terkait perbedaan informasi tersebut.

Publik menanti transparansi aparat dalam mengungkap kronologi sebenarnya, termasuk menjawab dugaan adanya upaya melarikan diri oleh pengemudi dump truk yang telah lebih dulu beredar luas di masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

Perkuat Visi Misi, Pakaidonk Siapkan Ekspansi Luar Negeri

Baca Selanjutnya

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Tags:

satlantas polres Sampang AKP Sulaiman lari Sopir Truk

Berita lainnya oleh Mat Jusi

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

19 April 2026 18:04

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend