Diduga Terlibat TPPO, Oknum Lora di Omben Sampang Dilaporkan ke Polisi

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

20 Apr 2026 16:55

Thumbnail Diduga Terlibat TPPO, Oknum Lora di Omben Sampang Dilaporkan ke Polisi
Abrori warga Sampang korban dugaan TPPO oleh oknum lora di Omben (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Seorang mahasiswa asal Dusun Burung Dalam, Desa Madupat, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah tergiur tawaran kerja di luar negeri dengan gaji tinggi.

Korban diketahui bernama Abrori. Ia mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah diduga ditipu oleh oknum lora berinisial SA, warga Dusun Sogian, Desa Napo, Kecamatan Omben.

Berdasarkan surat tanda terima laporan/pengaduan masyarakat bernomor 83/IV/RES 1.11/2026/Satreskrim tertanggal 20 April 2026, kasus tersebut kini telah dilaporkan ke kepolisian dan tengah dalam penanganan aparat penegak hukum.

Abrori menuturkan, peristiwa bermula saat seorang perantara berinisial FTR mendatangi rumahnya dan menawarkan pekerjaan di Turki dengan gaji sebesar Rp13 juta per bulan. Tawaran tersebut disebut sebagai pekerjaan resmi.

Baca Juga:
Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

"Awalnya saya ditawari kerja di pabrik di Turki dengan gaji besar oleh FTR, dia dapat info dari temannya berinisial GSR. Pekerjaan tersebut katanya resmi," ujarnya kepada Ketik.com, Senin, 20 April 2026.

Selanjutnya, Abrori diarahkan untuk berkomunikasi dengan seseorang bernama NAY melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, korban kembali diyakinkan bahwa pekerjaan yang ditawarkan legal.

Korban kemudian diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening oknum lora berinisial SA dengan berbagai alasan. Pada 2 Oktober 2025, Abrori mentransfer Rp15 juta untuk biaya pemesanan tiket transportasi.

Tiga hari kemudian, ia kembali diminta mentransfer Rp5 juta untuk biaya penginapan, disusul Rp10 juta pada 7 Oktober 2025 dengan alasan pelunasan.

Pada 15 Oktober 2025, Abrori berangkat ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum akhirnya terbang ke Turki. Namun, setibanya di sana, ia tidak mendapatkan pekerjaan sebagaimana dijanjikan.

"Di sana saya hanya dipindah-pindah penginapan sampai tiga kali. Tidak ada pekerjaan seperti yang dijanjikan," katanya.

Alih-alih bekerja, Abrori justru dipulangkan oleh aparat setempat karena tidak memiliki dokumen dan tujuan kerja yang jelas. Ia pun menyadari telah menjadi korban penipuan dan dugaan TPPO.

Setelah kembali ke Indonesia, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sampang dengan melampirkan sejumlah barang bukti, di antaranya percakapan WhatsApp, bukti transfer, dan fotokopi paspor.

"Kami berharap Polres Sampang untuk segera menuntaskan kasus ini dan segera menangkap pelaku oknum lora tersebut. Saya percaya Polres Sampang bekerja dengan transparansi dan tegas," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ketua TP PKK Trenggalek Sebut Hari Kartini Bisa Dijadikan Momentum Lahirnya Perempuan Hebat

Baca Selanjutnya

Mengingat Kembali Sejarah Kartini, Kisah Seorang Perempuan dan Mimpi Besarnya yang Abadi

Tags:

#InfoSampang #KerjaKeTurki #WargaSampang #PolresSampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Diduga Terlibat TPPO, Oknum Lora di Omben Sampang Dilaporkan ke Polisi

20 April 2026 16:55

Diduga Terlibat TPPO, Oknum Lora di Omben Sampang Dilaporkan ke Polisi

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

19 April 2026 18:04

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend