Pelaku Pengeroyokan di SPBU Tak Kunjung Ditangkap, Pemuda dan Mahasiswa Ancam Demo Polres Sampang

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

13 Des 2025 19:22

Thumbnail Pelaku Pengeroyokan di SPBU Tak Kunjung Ditangkap, Pemuda dan Mahasiswa Ancam Demo Polres Sampang
Polres Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Lambannya penanganan kasus pengeroyokan di SPBU Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, memicu keresahan publik.

Ketidakjelasan penangkapan dua tersangka yang telah berstatus daftar pencarian orang (DPO) membuat pemuda dan aktivis mahasiswa melayangkan kecaman keras terhadap kinerja Polres Sampang.

Bahkan, kelompok tersebut mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sampang sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan perkara.

Ancaman itu disampaikan Hendra, aktivis Pemuda Sampang. Ia menyatakan bahwa penanganan kasus pengeroyokan tersebut dinilai jalan di tempat. Padahal, menurutnya, para pelaku telah ditetapkan sebagai DPO, namun belum juga berhasil ditangkap.

Baca Juga:
Eks Wabup Blitar Jadi Korban Skema Investasi Bodong, Pelaku Resmi DPO

“Semua alat dan barang bukti sudah lengkap, bahkan melebihi minimal dua alat bukti. Namun hingga kini, Polres Sampang bukan hanya belum menangkap tersangka, pengumuman status DPO kepada publik pun belum dilakukan,” tegas Hendra.

Ia menambahkan, pihaknya siap menggelar aksi demonstrasi apabila tidak ada perkembangan signifikan dalam penanganan kasus tersebut.

“Jika dalam waktu 7x24 jam tidak ada progres, kami bersama teman-teman akan menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Sampang,” ujarnya.

Hendra juga mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap kinerja Polres Sampang. Ia menilai, sepanjang tahun 2025 terdapat banyak perkara pidana yang belum terselesaikan.

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

“Di tahun 2025 ini banyak kasus terjadi. Namun sejauh ini, tidak terlihat adanya progresivitas dari Polres Sampang dalam menyelesaikan perkara-perkara tersebut,” katanya. Sabtu, 13 Desember 2025.

Menurutnya, proses penegakan hukum di Polres Sampang dinilai belum mengedepankan asas equality before the law serta belum sepenuhnya menerapkan prinsip due process of law, yakni penegakan hukum yang adil dan transparan.

“Hingga hari ini, Polres Sampang belum memberikan kepastian hukum, baik kepada korban maupun keluarga korban,” tuturnya.

Ia menilai, lambannya kinerja kepolisian berpotensi memperburuk tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Lantas, apa gunanya masyarakat melapor jika kepolisian tidak mampu menindak pelaku tindak pidana. Hal ini tentu meruntuhkan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, saat dikonfirmasi terpisah mengklaim bahwa pihaknya masih terus berupaya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka.

“Kedua tersangka telah ditetapkan sebagai DPO. Namun sampai saat ini masih belum berhasil diamankan,” kata Nur Fajri kepada awak media (*)

Baca Sebelumnya

Menteri ATR BPN Nusron Wahid Minta Sertifikat Tahun 1961 hingga 1997 Dimutakhirkan, Ini Alasannya

Baca Selanjutnya

Musda VII MUI Sampang Tetapkan KH Itqon Bushiri sebagai Ketua Umum, Usung 12 Program Strategis

Tags:

Polres Sampang mahasiswa demo DPO Pengeroyokan SPBU Camplong DPO

Berita lainnya oleh Mat Jusi

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

19 April 2026 18:04

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend