Hasil Rukyat LFNU PCNU Sampang, Hilal Tak Terlihat

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

17 Feb 2026 20:33

Thumbnail Hasil Rukyat LFNU PCNU Sampang, Hilal Tak Terlihat
Proses Rukyatul Hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 H di Pelabuhan Taddan, Camplong, Selasa, 17 Februari 2026 (Foto: Soetomo for Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang melalui Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Kabupaten Sampang melaksanakan prosesi rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Rukyatul hilal berlangsung di Pelabuhan Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa, 17 Februari 2026 sore.

Meski cuaca di lokasi terpantau relatif cerah, tim pemantau memastikan hilal tidak terlihat. Secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk dan belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan.

Ketua PCNU Sampang, KH. Itqan Busiri, mengatakan, secara lokasi tempat pemantauan sebenarnya cukup representatif untuk observasi hilal.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Namun, kondisi cuaca sempat mendung dan berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal masih di bawah standar imkanur rukyat.

“Secara teknis, pemantauan di Sampang sebenarnya sudah baik. Namun, tadi kondisi agak mendung dan berdasarkan penjelasan, posisi hilal masih di bawah 2 derajat, bahkan minus 1 derajat. Secara prediksi memang tidak terlihat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan rukyatul hilal tetap menjadi kewajiban syariat dan bentuk ikhtiar umat Islam dalam menentukan awal Ramadan.

“Ini bagian dari ikhtiar kita. Ramadan adalah ibadah sosial dan ibadah mahdhah yang pelaksanaannya tampak oleh orang lain, berbeda dengan puasa sunnah yang bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Karena itu, rukyat harus dilaksanakan,” jelas KH. Itqan Busiri yang  juga menjabat sebagai Ketua MUI Sampang. 

Baca Juga:
Tips Hemat Lebaran: 11 Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos Setelah Idulfitri

Menurutnya, hasil rukyat dari Sampang akan tetap dilaporkan, sembari menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat pemerintah serta keputusan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Kita tetap menunggu hasil sidang isbat dan keputusan PBNU. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa melaksanakan ibadah Ramadan 1447 Hijriah dengan sempurna,” katanya.

Sementara itu, Ketua LFNU Kabupaten Sampang, Husnan, menjelaskan, proses rukyatul hilal berlangsung lancar. Saat matahari terbenam (gurub) pada pukul 17.47 WIB, hilal dipastikan belum terlihat.

“Alhamdulillah pelaksanaan di Pelabuhan Taddan berjalan lancar. Saat gurub pukul 17.47 WIB, hilal masih belum terlihat,” ungkapnya.

Berdasarkan data hisab, tinggi hilal di wilayah Sampang berada pada posisi minus 1 derajat. Adapun kriteria imkanur rukyat yang telah disepakati mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

“Karena tidak memenuhi kriteria tersebut, maka pada observasi hari ini hilal dinyatakan tidak terlihat,” tegasnya.

Husnan memastikan, tim rukyatul hilal yang diterjunkan merupakan personel profesional yang telah menjalani pelatihan rutin dalam jangka panjang.

“Kami tidak bekerja secara instan. Latihan dilakukan hampir setiap bulan, bahkan bisa dibilang hampir setiap malam. Kami juga rutin mengecek dan memastikan alat-alat yang digunakan dalam kondisi baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, peralatan yang digunakan dalam pemantauan meliputi teleskop dan teodolit dengan teknologi yang memadai untuk observasi astronomi.

"Kami mengajak masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah dan PBNU terkait penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah, serta berharap umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Diskusi Publik HPN 2026 di Blitar, Kilas Balik 1 Tahun Pemerintahan Rijanto–Beky

Baca Selanjutnya

Hilal Di Bukit Banyuurip Tuban Tertutup Ufuk, Kemenag Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H

Tags:

Rukyatul Hilal Ramadan 1447 Hijriah ramadan Hilal Tak Terlihat PCNU Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

19 April 2026 18:04

PC PMII Sampang Soroti Dugaan Pungli Perizinan ESDM Jatim yang Jerat 3 Tersangka

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

18 April 2026 05:00

Pemprov Jatim Genjot Program PESTANA, Pesantren di Madura Jadi Garda Tangguh Bencana

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

17 April 2026 16:35

Bank Sampang Raih The Best Regional Champion 2026 Tiga Kali Berturut-turut dari Infobank

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

17 April 2026 11:20

Diduga Gunakan Pelat Nomor Ganda, Mobil Truk Boks Bawa Rokok Ilegal Kecelakaan di Sampang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

17 April 2026 06:10

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Minta Nakes Puskesmas Karang Penang Tingkatkan Pelayanan Prima

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

16 April 2026 09:33

Kiai di Sampang Ajak Ulama Madura Dukung Perjuangan Habib Aboe Bakar Cegah Narkoba Masuk Pesantren

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend