KETIK, PEMALANG – Sedikitnya 600 warga mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2026 yang digelar tim relawan bakal calon Kepala Desa Muncang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Daryoto.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kediaman Daryoto atau akrab disapa Toto pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Tak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi warga, tetapi juga diisi dengan pertunjukan tari tradisional sebagai upaya melestarikan budaya lokal.
Menariknya, sekitar 90 persen peserta jalan sehat didominasi kaum ibu-ibu. Mereka antusias mengikuti rute jalan sehat hingga ratusan meter sebelum kembali ke lokasi acara.
Suasana semakin meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari jalan sehat, pertunjukan tari tradisional hingga pengundian hadiah atau doorprize.
Bakal calon Kepala Desa Muncang, Daryoto, mengatakan pemilihan momentum Hari Batik Nasional sebagai bagian dari kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Pria 52 tahun itu mengaku saat mendaftar sebagai bakal calon kepala desa, dirinya juga mengenakan pakaian batik.
Menurut Toto, kegiatan tersebut merupakan gagasan sang istri, Sri Wulandari atau yang akrab disapa Bu Cici, bersama tim relawan.
"Inisiatornya adalah istri saya. Momentumnya pas Hari Batik, apalagi foto pencalonan saya juga memakai batik. Kami ingin buat acara yang beda dan berkesan. Hasilnya, sekitar 90 persen peserta yang hadir adalah ibu-ibu. Seluruh pembiayaan murni dari swadaya relawan dan sponsor," tutur Toto.
Selain menjadi momentum memperingati Hari Batik Nasional, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menghidupkan kembali kegiatan sosial serta budaya di tengah masyarakat Desa Muncang.
Toto yang berlatar belakang wiraswasta itu mengatakan, keputusannya maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Muncang 2026 didorong oleh masyarakat.
Ia menyebut keinginannya maju sebagai bakal calon kepala desa juga dilandasi niat membawa perubahan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan Desa Muncang.
Pemenang undian hadiah doorprize mesin cuci foto bersama Istri bakal calon kepala Desa Muncang, Daryoto (Foto: Slam/ketik.com)
Toto mengusung visi Desa Muncang yang transparan, adil, jujur, mandiri dan berdaya saing.
Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa. Jika nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, ia menyatakan akan membuka informasi terkait keuangan dan aset desa agar dapat diketahui serta diawasi masyarakat.
"Kami juga akan memprioritaskan perbaikan pelayanan publik. Sistem pelayanan warga akan dipermudah, dipercepat, dan diberikan secara adil tanpa tebang pilih," tambahnya.
Warga Apresiasi Kegiatan
Kegiatan jalan sehat tersebut mendapat respons positif dari sejumlah warga Desa Muncang.
Salah seorang warga, Edi Suryono, menilai kegiatan tersebut menjadi terobosan positif karena turut menghidupkan kembali kebersamaan dan budaya masyarakat yang menurutnya mulai jarang dilakukan.
"Menurut saya positif sekali, karena budaya-budaya seperti itu hampir hilang di Muncang selama ini. Dari bakal kepala desa Toto ini menggiatkan lagi," ujar Edi.
Edi juga menilai Daryoto dan istrinya merupakan pasangan yang saling melengkapi. Ia berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat dapat terus dilakukan.
Sementara itu, salah satu peserta jalan sehat, Cici Mulyati, berhasil mendapatkan hadiah utama berupa mesin cuci dalam pengundian doorprize.
Cici mengaku senang mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tersebut.
"Jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Alhamdulillah senang, dapat mesin cuci," kata Cici.
Menurut Cici, Daryoto dikenal sebagai sosok yang baik, ramah dan mengayomi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan Desa Muncang semakin maju.
"Orangnya baik, ramah juga, dan mengayomi. Semoga maju Desa Muncang, sukses, dan tertata dengan rapi," ungkapnya. (*)
