DBD di Sungai Aur Ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa setelah 2 Warga Meninggal Dunia

Jurnalis: Wawan Saputra
Editor: Rahmat Rifadin

26 Sep 2025 15:09

Thumbnail DBD di Sungai Aur Ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa setelah 2 Warga Meninggal Dunia
Puskesmas Sungai Aur intensifkan penanganan dan pencegahan Demam Berdarah 26 September 2025. (Foto: Wawan/Ketik.com)

KETIK, PASAMAN BARAT – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, melonjak tajam hingga ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti ini.

Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Puskesmas Sungai Aur bersama Dinas Kesehatan Pasaman Barat langsung mengambil langkah cepat.

Kepala Puskesmas Sungai Aur, Yenita, mengimbau warga yang mengalami demam lebih dari dua hari agar segera datang ke puskesmas.

Baca Juga:
25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

“Pemeriksaan dan pelayanan pasien DBD di Puskesmas Sungai Aur kami gratiskan bagi warga yang ber-Kartu Keluarga Sungai Aur, baik labor maupun rawat inap. Tujuannya agar masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan karena khawatir biaya mahal,” ujarnya, Jumat 26 September 2025.

Langkah Penanganan

Menurut Yenita, tim puskesmas telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah setiap pasien positif DBD untuk menelusuri sumber penularan. Berbagai upaya pencegahan juga digencarkan, seperti:

  • Rapat lintas sektor bersama camat, wali nagari, dan perangkat jorong,
  • Penyebaran leaflet, poster, serta edukasi melalui media sosial,
  • Penyuluhan ke sekolah, masyarakat, dan keliling dengan mobil ambulans,
  • Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bersama warga di Jorong Lubuk Juangan dan Jorong Sungai Aur,
  • Fogging di lokasi terindikasi, serta imbauan resmi ke nagari, sekolah, dan perusahaan untuk ikut serta dalam PSN.

Imbauan untuk Masyarakat

Baca Juga:
Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Puskesmas juga mengingatkan warga untuk aktif melakukan langkah sederhana pencegahan, antara lain:

1. Segera periksa ke puskesmas jika demam tak kunjung reda lebih dari dua hari.

2. Jaga daya tahan tubuh dengan konsumsi buah, sayur, dan cukup air putih.

3. Rutin melaksanakan gerakan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur).

4. Adakan Jumat Bersih setiap pekan.

5. Hindari menggantung pakaian di dalam rumah.

6. Bekali anak sekolah dengan minyak telon atau lotion anti nyamuk.

Nyamuk Aedes aegypti diketahui berkembang biak di air bersih seperti bak mandi, tatakan dispenser, botol, kaleng, ban bekas, hingga wadah minum burung. Nyamuk ini aktif menggigit pagi pukul 09.00–10.00 WIB dan sore pukul 15.00–17.00 WIB.

Apa Itu DBD?

DBD adalah penyakit menular akibat virus dengue. Gejalanya meliputi demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, mual, ruam kulit, hingga pendarahan ringan. Jika terlambat ditangani, penyakit ini bisa berakibat fatal.

Dengan status KLB, Puskesmas Sungai Aur berharap masyarakat lebih waspada. “DBD bisa dicegah jika kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan segera berobat ketika ada tanda-tanda demam berkepanjangan,” tegas Yenita.(*)

Baca Sebelumnya

Karir Moncer Irjen Pol Helmy Santika, Kapolda Lampung yang Mutasi ke Itwasum

Baca Selanjutnya

Tuntutan Massa Soal Transparansi Anggaran! Ini Jawaban Pemkot Surabaya

Tags:

Pasaman Barat Puskesmas Sungai Aur KLB dbd

Berita lainnya oleh Wawan Saputra

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

7 April 2026 13:20

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

1 April 2026 09:49

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

29 Maret 2026 17:29

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

27 Maret 2026 18:21

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

24 Maret 2026 14:49

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

19 Maret 2026 22:40

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar