Terkendala Kemasan, Kota Palembang Gunakan Telur sebagai Pengganti Susu MBG

Jurnalis: Wisnu Akbar Prabowo
Editor: Millah Irodah

8 Jan 2025 14:37

Thumbnail Terkendala Kemasan, Kota Palembang Gunakan Telur sebagai Pengganti Susu MBG
Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ilir Barat I Kota Palembang, M Dicky Alghaffar menjelaskan, pelaksanaan makan bergizi gratis di Kota Palembang tidak menyertakan susu karena terkendala kemasan. (Foto: Wisnu Akbar Prabowo/Ketik.co.id)

KETIK, PALEMBANG – Ketiadaan susu pada menu makan bergizi gratis (MBG) di Kota Palembang sempat menuai kritikan dari sejumlah pihak, terutama dari kalangan siswa. Sebab pada saat sosialisasi serta simulasi yang pernah digelar pada 21 November 2024 lalu, Pemerintah Kota Palembang memasukkan susu sebagai salah satu sajian dalam menu MBG.

Persoalan ini pun ditanggapi oleh Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ilir Barat I Kota Palembang, M Dicky Alghaffar. Menurut Dicky, pengadaan susu sebagai menu MBG terkendala pada kemasan yang digunakan.

Dia menjelaskan, jika susu dimasukkan ke dalam menu, maka kemasan susu tersebut akan menimbulkan sampah dan menjadi masalah baru. Oleh karena itu, pihaknya mengganti susu dengan telur untuk mendapatkan gizi yang serupa.

“Ini sudah arahan dari pusat. Susu kita terkendala pada kemasan, sehingga akan menyebabkan sampah. Maka dari itu, kita substitusikan telur sebagai pengganti susu,” kata Dicky, Rabu 8 Januari 2025.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Dia juga menyangkal anggapan masyarakat yang menilai bahwa ketiadaan susu membuat porsi makan anak menjadi tidak sempurna. Dicky memaparkan, pemerintah menggunakan angka kecukupan gizi (AKG) sebagai patokan menu, bukan anjuran 4 sehat 5 sempurna seperti yang diketahui banyak orang.

“Tidak ada susu tidak sempurna? Tidak seperti itu. Itu bisa digantikan dengan yang lain, bisa diganti dengan telur. Karena kita kan patokannya dengan AKG, jadi kandungan gizinya disesuaikan dengan usia anak,” terusnya.

Foto Wadah makanan yang telah digunakan oleh siswa-siswi SD Negeri 25 Kota Palembang tertumpuk di lorong utama gedung sekolah, Rabu 8 Januari 2025. (Foto: Wisnu Akbar Prabowo/Ketik.co.id)Wadah makanan yang telah digunakan oleh siswa-siswi SD Negeri 25 Kota Palembang tertumpuk di lorong utama gedung sekolah, Rabu 8 Januari 2025. (Foto: Wisnu Akbar Prabowo/Ketik.co.id)

Untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan yang disajikan kepada siswa, Dicky mengaku, anggaran MBG bagi siswa TK dan SD di Kota Palembang dinaikkan menjadi Rp8 ribu per porsi—setelah sebelumnya ditetapkan nilainya sebesar Rp6 ribu per porsi.

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Anggaran itu, tegas Dicky, betul-betul dipakai untuk membeli bahan makanan dan tidak diganggu gugat dengan biaya lainnya. Hal ini juga mempermudah pembelian bahan yang lebih bervariasi agar anak sekolah tidak bosan dengan makanannya.

“Untuk itu, biaya untuk TK dan SD ada perubahan. Dari sebelumnya Rp6 ribu menjadi Rp8 ribu. Kita juga melakukan perubahan menu dengan dibikin lebih bervariasi, tiap hari berbeda dan menu-menunya juga yang disukai anak-anak,” tutur Dicky.

Ahli Gizi dari Puskesmas Pakjo Kota Palembang, Merisa Sri Riskiah membenarkan bahwa porsi MBG harus disesuaikan dengan AKG anak-anak. Pada dasarnya, anak-anak memerlukan karbohidrat, protein nabati dan hewani, vitamin, mineral, kalsium, serta serat untuk menunjang pertumbuhan.

Untuk porsinya sendiri, anak-anak SD, lanjut Merisa, butuh setidaknya 40 gram protein hewani dan 20 gram protein nabati. Sementara, anak-anak SMP butuh sekitar 50-60 gram protein hewani dan 30-40 gram protein nabati.

Lebih lanjut, Merisa menjelaskan, kebutuhan kalsium anak juga bisa dipenuhi dengan pisang tanpa harus meminum susu. Menurutnya, pisang merupakan buah dengan sumber kalsium tinggi untuk membantu pertumbuhan anak.

“Dulu kita tahunya 4 sehat 5 sempurna, kalau sekarang istilahnya gizi seimbang. Itu mencakup karbohidrat dari nasi, kemudian protein, vitamin, mineral, kalsium, dan serat. Kalau dari penampakannya ini sudah mencukupi,” kata dia. (*)

Baca Sebelumnya

Lahan Jalan Srau-Watukarung Pacitan Dibayar Bertahap, Butuh Duit Rp1 M Lagi

Baca Selanjutnya

Trauma Korban Kekerasan Seksual Ketua RW Jadi Gampang Emosi, Pemkot Malang Kawal Pendampingan Psikis

Tags:

palembang Makan bergizi gratis Makan siang MBG Menu Susu diganti telur kemasan

Berita lainnya oleh Wisnu Akbar Prabowo

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

10 Februari 2025 19:09

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

7 Februari 2025 16:29

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

31 Januari 2025 14:09

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

30 Januari 2025 17:35

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

28 Januari 2025 12:16

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

28 Januari 2025 11:05

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar