Pedagang di Destinasi Wisata Pacitan Dilarang 'Pukul Harga' saat Libur Lebaran

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Gumilang

9 Apr 2024 06:55

Thumbnail Pedagang di Destinasi Wisata Pacitan Dilarang 'Pukul Harga' saat Libur Lebaran
Warung makan di destinasi wisata Pantai Watu Karung Pacitan yang ramai dikunjungi wisatawan tahun lalu. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, melarang para pedagang di destinasi wisata 'pukul harga' saat libur Lebaran 2024.

"Jangan sampai wisatawan mengeluh gara-gara harga makanan yang kemahalan," kata Kepala Disparbudpora Pacitan, Turmudzi, Selasa, (9/4/2024).

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, kerap ada pedagang yang nakal, aji mumpung mematok harga melebihi standar harga pasaran. Sehingga merugikan pengunjung maupun wisatawan.

"Kami antisipasi baik destinasi wisata Bumdes maupun yang dikelola Pemkab terkait kenaikan harga tidak wajar," ucapnya.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Lantaran itu, Turmudzi berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan pengawasan di lapangan. 

"Jika ditemukan pedagang yang 'getok harga', maka akan diberikan pengertian, teguran bahkan sanksi," tegasnya.

Selain itu, ia juga memastikan harga tiket masuk wisata tidak mengalami kenaikan dan tetap sesuai dengan tarif hari-hari biasa.

"Secara aturan memang tidak diperbolehkan adanya kenaikan di momen-momen tertentu. Bagi wisatawan yang datang ramai-ramai. Destinasi wisata juga bakal menawarkan diskon 10-an persen," ucapnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Antisipasi Kebocoran Retribusi Wisata

Sementara itu, untuk mengantisipasi kebocoran retribusi, pihaknya telah memasang sistem E-Tiketing menyeluruh di tempat-tempat wisata. 

"Meskipun pembayarannya masih dilakukan secara manual namun tetap dapat kami pantau dari jauh," ujar Turmudzi.

Sedangkan, terkait langkah antisipasi keamanan dan keselamatan wisatawan, Disparbudpora telah berkoordinasi dengan Polres Pacitan, Satpol-PP, Kodim, Dinkes, Dishub, dan RSUD untuk menyiagakan petugas di setiap destinasi wisata.

"Prediksi lonjakan pengunjung akan terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu pasca Lebaran," ucap Turmudzi.

Pihaknya menargetkan retribusi yang masuk ke pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama libur lebaran sebesar 10 persen dari total target PAD, yaitu Rp 1,6 miliar.

"Penyuplai paling tinggi masih sama, Pantai Klayar, Watu Karung, dan Goa Gong. Kalau di tahun sebelumnya, saya sempet menghitung satu hari bisa tembus 400-500 juta," beber Turmudzi.

Tak lupa, dia mengingatkan wisatawan, untuk berhati-hati saat berenang di pantai. Agar hal-hal buruk tidak terjadi.

"Sebenarnya ombaknya tidak terlalu besar. Tapi kita kan tidak tahu prediksi cuaca. Tahu-tahu ombaknya besar kan bahaya," pungkas Kadis Turmudzi mengingatkan.

Dari berbagai upaya antisipasi dan persiapan yang matang, Disparbudpora optimistis dapat mencapai target PAD dan memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan selama libur Lebaran 2024. (*)

Baca Sebelumnya

Kenali Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diidap Babe Cabita

Baca Selanjutnya

Libur Lebaran, Grand Mercure Malang Mirama Resmikan Aviary Fasilitas Baru untuk Para Tamu

Tags:

pacitan #Disparbudpora

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H