Work From Home Dipilih Hari Jumat, Duh! ASN Pacitan Bisa Berlibur Lebih Lama?

Editor: Al Ahmadi

2 Apr 2026 18:08

Thumbnail Work From Home Dipilih Hari Jumat, Duh! ASN Pacitan Bisa Berlibur Lebih Lama?
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) nampak semringah usai mengikuti kegiatan di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Sistem kerja work from home (WFH) setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai diterapkan pekan depan di Kabupaten Pacitan.

Alih-alih dipandang sebagai skema kerja fleksibel, kebijakan ini justru memunculkan anggapan sebagai celah untuk memperpanjang waktu liburan.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Heru Wiwoho Sapadi Putra, menyatakan anggapan tersebut tidak benar.

Menurutnya, WFH bukan kerja bebas tanpa kontrol. Pengawasan tetap berjalan ketat, mulai dari absensi hingga pelacakan lokasi ASN selama bekerja dari rumah.

Baca Juga:
Bupati Trenggalek Tanggapi Kebijakan WFH: Hemat Listrik dan Perjalanan Dinas Jadi Atensi

“Tidak usah khawatir kalau ASN nanti bakal liburan, pertama karena mereka dituntut untuk absen, kan paginya rapat zoom dulu. Jadi kelihatan mana yang tidak ada, dan pas pulangnya ada absen pulang juga. Selain itu juga ada absen elektronik menggunakan aplikasi ePresensi Mobile. Dan GPS lokasinya terlacak,” kata Heru, Kamis, 2 April 2026.

Baginya, sistem pengawasan yang diterapkan justru membuat ASN lebih terkontrol selama bekerja dari rumah.

“Ya itu jelas salah, bagaimana mau liburan kalau sistemnya begitu,” ujarnya.

Justru tambah Heru, WFH malah terasa lebih berat dibanding bekerja di kantor. Sebab, ASN akan dituntut menyelesaikan pekerjaan sekaligus membuat laporan kinerja.

Baca Juga:
Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

“Malah menurut saya lebih berat WFH daripada masuk. Karena kalau WFH, ASN juga dituntut untuk laporan. Ya bagi yang tidak biasa membuat laporan pasti kesulitan, nanti juga dinilai oleh pimpinannya. Malah enak yang masuk,” katanya.

Terkait sanksi bagi pelanggar, Heru menyebut ASN yang kedapatan menyalahgunakan WFH untuk berlibur akan dikenai hukuman disiplin sesuai aturan yang berlaku.

“Sanksinya menyesuaikan disiplin PNS, ancaman paling berat ya dipecat. Nanti dirumuskan oleh tim kode etik, dari mulai teguran lisan-tertulis, penundaan jabatan, hingga pemberhentian. Ya lihat mempertimbangkan kesalahannya juga,” katanya.

Ia juga mengimbau ASN untuk memanfaatkan kebijakan ini secara bijak.

Selain untuk efisiensi energi, WFH diharapkan memberi ruang keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

“Saya kira, di samping program ini untuk menekan penggunaan energi, juga ambil positifnya itu sebagai work life balance agar bisa lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Yang masih beranggapan bahwa WFH adalah libur ya tolong diluruskan, itu kerja di rumah bukan libur,” ujar Heru.(*)

Baca Sebelumnya

Eks Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Divonis 4 Tahun Penjara, Satu Hakim Minta Terdakwa Dibebaskan

Baca Selanjutnya

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Tags:

WFH ASN Pacitan Sekda Pacitan ePresensi Mobile Kebijakan daerah Hemat energi Disiplin ASN

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar