PMB 2025 Dibuka Awal Juni, Dindik Pacitan: Tidak Ada Istilah Sekolah Unggulan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

14 Mei 2025 18:35

Thumbnail PMB 2025 Dibuka Awal Juni, Dindik Pacitan: Tidak Ada Istilah Sekolah Unggulan
Pembukaan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) kepada murid SD yang mendaftar SMP di Pacitan, Senin, 18 Juli 2016. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Penerimaan murid baru (PMB) tahun ajaran 2025 di Kabupaten Pacitan akan dimulai pada awal Juni mendatang.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Bupati Pacitan Nomor 100.3.3.2/217/KPTS/408.12/2025 tentang Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid Baru pada Satuan Pendidikan Jenjang TK, SD, dan SMP Kabupaten Pacitan Tahun Ajaran 2025/2026.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Wahyono, menjelaskan bahwa penerimaan murid baru tahun ini dilakukan melalui empat jalur: Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, dan Jalur Mutasi.

Untuk jalur domisili, kuota daya tampung di jenjang SD mencapai 80 persen.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Pada jenjang SMP, kuota domisili ditetapkan 50 persen dari total daya tampung. Angka itu terbagi 60 persen untuk domisili radius jarak dan 40 persen untuk domisili wilayah desa atau kelurahan berdasarkan jumlah populasi," kata Wahyono, Rabu, 14 Mei 2025.

Sedangkan jalur afirmasi diberikan kuota 15 persen untuk SD dan 20 persen untuk SMP.

Dari total kuota afirmasi tersebut, minimal 70 persen di SD dan 90 persen di SMP diperuntukkan bagi keluarga ekonomi tidak mampu. Sisanya dialokasikan untuk penyandang disabilitas.

Sedangkan jalur prestasi hanya berlaku untuk SMP dengan kuota 25 persen.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Jalur ini terdiri dari prestasi hasil perlombaan atau penghargaan (40 persen) dan prestasi nilai rapor (60 persen) berdasarkan nilai rapor lima semester terakhir dari semester 2 kelas 4 hingga semester 2 kelas 6.

Terakhir, jalur mutasi memiliki kuota sebesar 5 persen untuk jenjang SD dan SMP.

Wahyono juga menegaskan bahwa tidak ada sekolah yang disematkan label sebagai sekolah unggul, favorit, atau berprestasi oleh Dindik.

Bagi pihaknya, semua sekolah itu setara.

"Karena istilah unggulan itu yang menilai masyarakat. Tapi kami tegaskan bahwa semuanya setara, hak yang diberikan juga sama, SPMB menekankan keadilan," ujarnya.

Terakhir, ia juga mengingatkan agar sekolah-sekolah dibawah naungan Dindik berpedoman pada juknis SPMB yang telah disosialisasikan kepada para operator sekolah. 

"Ini untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi kesalahan dalam penginputan data siswa," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

PT PEMA Aceh Klaim Akan Kelola 100 Ribu Hektar Hutan Untung Rp3 Triliun, Forbina: Omong Kosong

Baca Selanjutnya

Cerita Anggita Memeluk Agama Islam Bersama Ibunya di Sampang

Tags:

pacitan SPMB di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H