In House Training: RSUD dr. Darsono Pacitan Siapkan Bidan Terampil Jahit Perineum

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

13 Feb 2025 16:56

Thumbnail In House Training: RSUD dr. Darsono Pacitan Siapkan Bidan Terampil Jahit Perineum
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD dr. Darsono, dr. Indrahany Alwiandono, Sp.OG, saat mencontoh proses jahit perineum yang baik dan benar kepada peserta, Kamis, 13 Februari 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – RSUD dr. Darsono Pacitan menggelar kegiatan bertajuk In-House Training Pelatihan Manajemen Jahit Perineum pada Kamis, 13 Februari 2025. Bertempat di Ruang Pertemuan Flamboyan 1, pelatihan ini diikuti oleh para bidan yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan persalinan, khususnya dalam hal penanganan robekan perineum pasca-persalinan, yang sering terjadi pada wanita setelah melahirkan.

Sebanyak 34 tenaga medis, termasuk dokter umum, dokter spesialis, serta bidan dari unit PONEK, hadir dalam sesi yang dipandu oleh dr. Indrahany Alwiandono, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD dr. Darsono.

dr. Indra sapaan akrabnya menjelaskan bahwa lebih dari 85 persen perempuan mengalami trauma perineum saat persalinan, dan sekitar 60-70 persen di antaranya membutuhkan penjahitan perineum untuk mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan ibu.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Foto Puluhan nakes RSUD dr. Darsono antusias menyimak pemaparan narasumber. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Puluhan nakes RSUD dr. Darsono antusias menyimak pemaparan narasumber. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Trauma ini bisa terjadi pada dinding vagina, serviks, atau bagian perineum itu sendiri, yang memerlukan penanganan khusus agar tidak menimbulkan komplikasi jangka panjang.

“Trauma perineum adalah masalah yang sering dihadapi dalam proses persalinan, yang jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengarah pada masalah lebih serius seperti inkontinensia urin dan dispareunia,” ungkap dr. Indra kepada para peserta.

Selain memberikan pengetahuan tentang teknik penjahitan yang baik, pelatihan ini juga mengedukasi peserta mengenai tata laksana pasca penjahitan, termasuk perawatan luka, latihan otot dasar panggul, serta potensi komplikasi lain yang dapat mempengaruhi kualitas hidup ibu setelah persalinan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Menurut dr. Indra, meskipun banyak tenaga medis yang sudah memahami pentingnya manajemen jahit perineum, masih banyak yang belum sepenuhnya menguasai pengetahuan tentang faktor risiko dan penanganannya yang optimal.

"Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan bidan," ucapnya.

Pelatihan ini rencananya dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan pemahaman yang mendalam dari setiap materi.

Tak hanya fokus pada kemampuan teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya konseling kepada ibu pasca-persalinan untuk membantu proses pemulihan dan mencegah komplikasi.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap trauma perineum, yang memiliki dampak jangka panjang bagi kesehatan ibu.

“Mengelola robekan perineum dengan baik adalah tanggung jawab kita bersama, baik dokter, bidan, maupun petugas kesehatan lainnya,” tutup dr. Indra. 

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya RSUD dr. Darsono Pacitan untuk terus meningkatkan kualitas layanan persalinan demi kesejahteraan ibu dan bayi yang dilahirkan. (*)

Baca Sebelumnya

Soal Pengalihan Anggaran Rp 1 Triliun MBG Surabaya, Wakil Ketua Komisi C: Tidak Ada Anggaran MBG

Baca Selanjutnya

Kemenag Imbau Jemaah Reguler Segera Lunasi Biaya Haji

Tags:

pacitan RSUD dr Darsono Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar