Wilayah Ini Jadi Penyumbang Janda Terbanyak di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

5 Mar 2024 11:06

Thumbnail Wilayah Ini Jadi Penyumbang Janda Terbanyak di Pacitan
Calon janda-duda tengah mendaftar di Pengadilan Agama Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Pengadilan Agama (PA) Pacitan, Jawa Timur mencatat bahwa Kecamatan Tulakan menjadi penyumbang janda terbanyak di awal tahun 2024. Dalam kurun waktu dua bulan yakni Januari hingga Februari, wilayah tersebut telah menyuplai sebanyak 24 janda, dengan rentang usia dari muda hingga tua.

Disusul Kecamatan Nawangan di angka 19 janda dan Tegalombo dengan 17 janda. Sisanya, tersebar di 9 kecamatan lain dengan kuantitas cenderung rendah.

Berdasarkan data di atas, secara keseluruhan sudah ada sebanyak 133 pasangan suami istri bercerai selama periode tersebut. Artinya, pasangan sebanyak itu kini resmi berstatus janda dan duda.

Humas PA Pacitan, Nur Habibah, menyebutkan bahwa mayoritas kasus perceraian itu, diajukan oleh pihak istri (cerai gugat) dengan total 107 perkara, sedangkan 26 perkara diajukan oleh pihak suami (cerai talak).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Nur Habibah mengungkapkan, banyak faktor yang menyebabkan tingginya angka perceraian di Pacitan. Mulai dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga, krisis moral dan akhlak, perzinahan, maupun pernikahan tanpa cinta.

Selain itu, adanya masalah-masalah dalam perkawinan, umur saat menikah, tingkat sosial ekonomi, perkembangan soisoemosional dari masing- masing pasangan, hingga faktor sejarah dari keluarga yang pernah bercerai.

"Paling dominan karena faktor ekonomi dan perselingkuhan. Masalah judi online sejauh ini masih mewarnai," ungkap Nur Habibah kepada ketik.co.id, Selasa (5/3/2023).

Dia menjelaskan, terkait masalah ekonomi, kebanyakan karena pihak suami dinilai tidak mampu lagi atau lepas tanggung jawab untuk menafkahi anak dan istrinya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Sedangkan, untuk faktor perselingkuhan, kebanyakan karena salah satu pihak sudah tidak lagi berkomitmen dengan pernikahannya dan kedapatan berselingkuh, sehingga tidak dapat diterima oleh pihak lainnya.

Meskipun demikian, angka perceraian di Pacitan diklaim mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 lalu, total perkara perceraian mencapai 1.172, dan turun menjadi 1.093 perkara di tahun 2023.

"Pada bulan yang sama, itu menurun 6,74 persen. 1.172 menjadi 1.093. Memang tidak signifikan, tetapi ada penurunan," terang Nur Habibah.

Meskipun penurunannya tidak terlalu besar, namun menunjukkan adanya tren positif dalam penyelesaian masalah rumah tangga selama dua tahun terakhir.

"Insyaallah di tahun ini juga bakal menurun," harap Nur Habibah.

Sementara itu, terkait dispensasi nikah yang diajukan oleh pasangan di bawah usia 19 tahun, sejauh ini berjumlah 13 perkara. Angka ini menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam periode yang sama.(*)

Baca Sebelumnya

Ribuan Sepatu Bermerek Palsu Diamankan Polresta Bandung

Baca Selanjutnya

Pengedar Uang Palsu Diringkus, Polres Kediri Amankan Ratusan Uang siap Edar

Tags:

Janda di Pacitan pacitan Pengadilan Agama

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H