Rawan Bocor, Ketua DPRD Pacitan Minta Pelaporan Real-Time dari PAD Wisata

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

24 Nov 2025 15:52

Thumbnail Rawan Bocor, Ketua DPRD Pacitan Minta Pelaporan Real-Time dari PAD Wisata
Ketua DPRD Pacitan, Dr. Arif Setia Budi saat memberikan keterangan terkait pendapatan sektor wisata, Senin, 24 November 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – DPRD Pacitan menyentil Disparbudpora setempat yang dinilai belum terbuka soal pendapatan wisata.

Ketua DPRD Pacitan, Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, menyebut dinas perlu membenahi mekanisme pelaporan pendapatan retribusi wisata agar tidak menimbulkan prasangka publik. 

"Karena banyak isu dugaan penyelewengan pada PAD yang ada di dinas pariwisata, maka ini harus betul-betul disikapi dengan baik terutama oleh kepala dinas yang baru," ungkapnya, Senin, 24 November 2025.

ASB sapaan akrabnya menilai sistem pelaporan PAD yang masih tertahan di dinas selama sekitar 24 jam sebelum masuk ke Badan Keuangan Daerah (BKD) menjadi celah munculnya kesalahpahaman.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Bahkan potensi kebocoran dan penyimpangan.

"Selama ini kan masih ada jeda waktu 24 jam tidak real-time langsung. Daripada nanti muncul persepsi yang kurang baik, lebih baik mekanisme real-time itu sekarang dibenahi. Jika pelaporannya bisa real-time, potensi kesalahan atau penyimpangan bisa ditekan,” gagasnya.

Menurutnya, sinkronisasi data secara langsung antara Disparbudpora dan BKD merupakan langkah penting agar pendapatan dari destinasi wisata dapat dipantau tanpa jeda.

DPRD mendorong agar keterbukaan ini menjadi standar baru, terutama karena sektor wisata menjadi salah satu sumber PAD terbesar di Pacitan.

Baca Juga:
Ketua DPRD ASB Sebut Infrastruktur Masih Jadi PR Terbesar Kabupaten Pacitan

ASB juga mengingatkan perlunya pengawasan lebih ketat di destinasi wisata yang berpendapatan tinggi, khususnya di titik tiket masuk.

Ia menilai pengawasan yang kuat akan memperkecil peluang terjadinya praktik tidak semestinya di lapangan.

Terkait dugaan penyimpangan retribusi oleh oknum di momentum wisata akhir tahun ini, DPRD meminta sikap tegas jika terbukti terjadi pelanggaran.

"Transparansi dan sistem yang lebih disiplin dapat menutup ruang gerak tindakan-tindakan yang merugikan daerah," imbuhnya.

Selain itu, ASB menilai strategi pengembangan wisata juga penting untuk terus diperbaiki, namun transparansi adalah fondasi utama.

Dengan sistem yang terbuka dan pengelolaan yang akuntabel, kepercayaan publik terhadap pengelolaan PAD dapat meningkat.

“Harapannya ke depan, sistem pelaporan dan pengawasan bisa berjalan lebih baik. Jika data bisa dilihat secara real-time, hal itu akan menjawab banyak pertanyaan dan membangun kepercayaan,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pantau Langsung Situasi Bencana Jatim, Wagub Emil Dardak Sambangi Pusdalops PB BPBD Jatim

Baca Selanjutnya

Baru 23 Desa di Pacitan yang Siap Dibangun Gerai KDMP, Ini Biang Keroknya

Tags:

DPRD Pacitan PAD Sektor Wisata disparbudpora pacitan Transparansi PAD Pengawasan Retribusi Wisata Penyimpangan PAD Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H