Pupuk Subsidi Turun Harga, HKTI Pacitan Sebut Petani Kian Optimistis Sambut Musim Tanam

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

23 Okt 2025 21:59

Thumbnail Pupuk Subsidi Turun Harga, HKTI Pacitan Sebut Petani Kian Optimistis Sambut Musim Tanam
Ketua HKTI Pacitan, Syaiur Rohman, saat menyalurkan bibit padi untuk pertanian warga, Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen disambut gembira oleh petani di Kabupaten Pacitan.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pacitan, Syaiur Rohman menyebut penurunan harga pupuk subsidi akan membuat petani semakin optimistis sambut musim tanam.

“Ini bukan hanya soal harga yang lebih murah, tapi juga soal kesempatan bagi petani untuk lebih mandiri dan efisien. Ketika biaya produksi turun, petani bisa mengatur pola tanam dengan lebih baik dan berorientasi pada hasil,” ujar Syaiur Rohman, Kamis, 23 Oktober 2025.

Selain menekan biaya, kebijakan ini juga diyakini dapat meningkatkan kualitas hasil panen karena petani kini bisa melakukan pemupukan sesuai dosis ideal tanpa terbebani biaya tinggi.

Baca Juga:
Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya

“Selama ini banyak petani mengurangi penggunaan pupuk karena mahal. Akibatnya, produktivitas menurun. Sekarang, dengan harga yang lebih terjangkau, mereka bisa kembali menyesuaikan pemupukan dengan kebutuhan tanaman,” jelasnya.

Meski demikian, HKTI Pacitan mengingatkan bahwa kebijakan ini perlu diimbangi dengan pengawasan ketat terhadap distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.

Syaiur menilai sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan kebijakan tersebut.

“Jangan sampai pupuk justru langka di pasaran. Kalau distribusi tidak terkendali, penurunan harga tidak akan banyak membantu,” ujarnya.

Baca Juga:
Petani Brebes Antre Berhari-hari untuk Mendapatkan Pupuk Subsidi ‎

Ke depan, HKTI Pacitan juga akan fokus memberikan edukasi kepada petani agar bijak dalam penggunaan pupuk, terutama yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pertanian lokal di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar.

“Kami mendorong petani Pacitan menjadi lebih adaptif dan cerdas. Dengan dukungan kebijakan yang pro-petani, saya yakin kemandirian pertanian bisa benar-benar terwujud,” tutup Syaiur.(*)

Baca Sebelumnya

WOW! SMA JATIM AWARDS Bakal Jadi Ajang Nasional? Pelajar se-Indonesia Bersiap

Baca Selanjutnya

Terobosan! Pelatihan UMKM Dibuka Wabup Asahan, Alfamart Siap Tampung Produk Unggulan Daerah

Tags:

HKTI Pacitan Pupuk Subsidi harga pupuk turun kemandirian petani efisiensi biaya pertanian Pertanian Berkelanjutan Syaiur Rohman

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H