Pacitan Potensi Angin Kencang 7-16 Februari, Warga Diimbau Waspada

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

6 Feb 2025 17:32

Thumbnail Pacitan Potensi Angin Kencang 7-16 Februari, Warga Diimbau Waspada
Banjir akibat curah hujan tinggi di Kecamatan Kebonagung, JLS Pacitan. Sejumlah ruas jalan tertutup genangan air membuat aktivitas masyarakat tersendat, Minggu, 15 November 2020. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Pacitan, periode 07 hingga 16 Februari 2025. 

Peringatan ini dikeluarkan merujuk pada Press Release BMKG Juanda I Nomor: e.B/ME.02.04/013/KSUB/II/2025 yang menyebutkan, saat ini wilayah Jawa Timur sedang memasuki puncak musim hujan.

"Seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, kami mengimbau warga Pacitan dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung," imbau Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro kepada Ketik.co.id, Kamis, 6 Februari 2025.

Beberapa fenomena atmosfer yang mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah Pacitan adalah aktifnya Monsun Asia, serta adanya gelombang atmosfer Kelvin dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang mendukung pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Selain itu, dampak dari Siklon Tropis Taliah yang diperkirakan akan bertahan hingga 09 Februari 2025 juga berpotensi meningkatkan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur.

Angin yang bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut ini diprediksi dapat mencapai kecepatan hingga 30 knot (54 km/jam), yang dapat berisiko terhadap peningkatan tinggi gelombang di perairan Jawa Timur.

Radite Suryo Anggoro juga menambahkan, masyarakat di daerah dengan topografi curam atau bergunung-gunung, seperti Pacitan, perlu lebih waspada terhadap potensi bencana seperti tanah longsor, banjir bandang, serta pohon tumbang.

"Semoga masyarakat dapat lebih waspada dan selalu mengikuti informasi terkait cuaca dan bencana yang dapat terjadi. Keamanan dan keselamatan adalah yang utama," tutup Radite. (*)

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Baca Sebelumnya

Pj Wali Kota Batu Sebut PHRI Motor Penggerak Wisata

Baca Selanjutnya

Sambang Desa, Bupati Malang Jelajahi Pesona Wisata Alam di Kecamatan Dau

Tags:

pacitan Bencana Hidrometeorologi

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar