Konflik Cinta Segitiga, Pelajar SMP di Pacitan Ceburkan Diri ke Laut Gelon

26 Mei 2026 17:53 26 Mei 2026 17:53

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Konflik Cinta Segitiga, Pelajar SMP di Pacitan Ceburkan Diri ke Laut Gelon

Kawasan Watu Tumpuk, Gelon, Pacitan, lokasi seorang pelajar SMP melompat ke laut diduga dipicu persoalan asmara, Minggu (24/5/2026). (Foto: Tangkap Layar)

KETIK, PACITAN – Peristiwa pelajar SMP menceburkan diri ke laut diduga akibat persoalan asmara terjadi di kawasan Watu Tumpuk, Gelon, Kabupaten Pacitan, Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

Beruntung, mereka berhasil diselamatkan warga dan nelayan yang berada di sekitar lokasi.

Remaja tersebut masing-masing berinisial D (14), T (15), dan F (15), seluruhnya merupakan pelajar asal Pacitan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, kejadian bermula saat D bersama T diduga berkencan di kawasan Watu Tumpuk.

T diketahui merupakan teman dekat perempuan, D.

Tak lama kemudian, F yang disebut sebagai mantan pacarnya D datang ke lokasi setelah mengetahui keberadaan keduanya di kawasan Gelon.

Pertemuan itupun memicu cekcok di antara mereka.

"Yang berantem yang perempuan sama yang inisial F itu, mantannya D," demikian keterangan tertulis saksi yang diterima Ketik.com pada Selasa, 26 Mei 2026

Situasi sempat memanas hingga akhirnya D melompat ke laut dan disusul oleh F.

“Kemudian saudara F juga ikut melompat untuk menolong korban, tapi ternyata dia juga tidak bisa berenang,” ungkapnya.

Sementara, T yang berada di atas berteriak berusaha mencari pertolongan.

Teriakan minta tolong ketiganya terdengar oleh warga yang sedang memancing tidak jauh dari lokasi kejadian.

Seorang pemancing bernama Wahid kemudian berinisiatif memberikan pertolongan.

Wahid mengaku saat itu dirinya sedang memancing di sekitar lokasi kejadian ketika melihat ketiga remaja tersebut berada di tepi laut.

“Pas saya datang itu yang perempuan sama pacarnya sudah saling cekcok,” ujar Wahid saat dikonfirmasi, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti detik-detik para korban melompat karena sedang fokus membenahi alat pancingnya.

Namun tak lama kemudian, terdengar teriakan warga meminta pertolongan.

“Pas sudah lompat itulah orang-orang pada teriak-teriak. Kaget saya ternyata yang perempuan sama pacarnya itu lompat,” katanya.

Melihat situasi tersebut, Wahid berinisiatif membantu para korban agar tidak terbawa arus laut.

“Saya alihkan ke karang biar tidak terbawa arus,” ungkapnya.

Kelompok nelayan yang berada di sekitar lokasi kemudian mengarahkan perahu menuju titik korban tercebur.

Mereka berhasil dievakuasi dan dibawa menuju kawasan Pelabuhan Tamperan.

Setelah tiba di pelabuhan, para remaja tersebut dimintai keterangan oleh petugas Polairud bersama personel TNI AL.

Orang tua korban juga datang menyusul usai proses evakuasi selesai dilakukan.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Desvita tirta Waras Gelon Pacitan Watu Tumpuk pelabuhan tamperan Polairud TNI AL Pelajar Smp Percobaan Bunuh Diri Evakuasi Nelayan Berita pacitan Info Pacitan