KETIK, PACITAN – Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Jatim VII Edhie Baskoro Yudhoyono mendorong pemerintah untuk memperpanjang kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit POJK 48/POJK.03 Tahun 2020.
POJK itu mengatur tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 khususnya relaksasi bagi Sektor Perumahan. Menurut dia, masyarakat sangat membutuhkan keringanan dalam pemenuhan kebutuhan rumah.
"Kami mendukung relaksasi POJK 48/POJK.03 Tahun 2020 untuk sektor perumahan diperpanjang. Hal ini penting dilakukan mengingat masih berjalannya pemulihan usaha di sektor perumahan," ujar Melani Suharli dalam keterangannya, Kamis (1/6/2023).
Lebih lanjut dia menambahkan kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit akan memberikan kepastian bagi perbankan maupun pelaku usaha dalam menyusun rencana bisnis terkait penyediaan perumahan rakyat.
Dalam pemenuhan perumahan rakyat ini, peran aktif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sangat penting terutama pada sektor pembiayaan rumah rakyat.
"Peran tersebut perlu didukung berbagai stakeholder termasuk Komisi VI DPR, agar Bank BTN bisa lebih besar lagi dalam membiayai rumah rakyat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata dia.
Melani menuturkan backlog perumahan saat ini cukup tinggi, yakni mencapai 12,7 juta unit kebutuhan rumah rakyat. Untuk itu, DPR akan mendukung dengan menerbitkan berbagai regulasi agar sektor pembiayaan perumahan bisa tumbuh.
Sebab, dampak langsung dari sektor perumahan akan dirasakan oleh sekitar 174 sektor turunannya seperti industri semen, pasir, cat, batu dan lain sebagainya.
"Selain mewujudkan rumah impian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sektor perumahan juga menyerap sekitar 500 ribu tenaga kerja untuk setiap pembangunan 100 ribu unit rumah," tambahnya.
Selain mendorong perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit, Mas Ibas juga meminta kepada pemerintah daerah setempat dan stakeholder terkait pembangunan perumahan untuk mendukung gerakan masyarakat mudah punya rumah seperti memberikan kemudahan perizinan.(*)
Komisi VI DPR RI, Mas Ibas Mendorong POJK Diperpanjang
Komisi VI DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat sosialisasi peran BTN dan POJK 48/POJK.03 Tahun 2020.(Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)
Tags:
BTN Perumahan Rakyat Satu Juta Rumah Edhie Baskoro Yudhoyono DPR RI pacitanBaca Juga:
Terungkap, Ini Daftar Nama Anggota DPR RI dan Kementerian Pengusul BSPS 2026 di Kabupaten SampangBaca Juga:
Bernilai Rp1.100 Triliun, Lima Bank Pelat Merah Ini Diminta Tak Hanya Kejar LabaBaca Juga:
Desak Perbaikan Jalan Rusak Mentoro-Pagutan, PMII Pacitan: Warga Sudah Terlalu Lama MenderitaBaca Juga:
Viral Gerai KDMP di Pacitan Membelakangi Jalan, Dikuperin Sebut Hasil Keputusan Banyak PihakBaca Juga:
Sebelumnya Sepi Peminat, Mini Job Fair Vol 2 Pacitan Kembali Dijadwalkan DigelarBerita Lainnya oleh Al Ahmadi
19 Juni 2026 19:46
Usai Bertemu Prabowo, Menpora Erick Thohir Bawa Kabar Baik untuk Timnas Indonesia
19 Juni 2026 19:17
Kenapa Prabowo Ingin Atlet Indonesia Dibina Sejak Umur 8 Tahun? Ini Rencana Besarnya
19 Juni 2026 17:22
Coba Tebak Siapa Jagoan Bupati Pacitan di Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Brasil
19 Juni 2026 15:58
Maut di Jalur Pacitan-Pringkuku via Sedeng, Pengendara Supra Tewas usai Seruduk Scoopy
19 Juni 2026 14:48
Pemadaman Listrik Bergilir Tak Menentu di Kabupaten Pacitan Tuai Keluhan Warga
.png)