Jalan Ambles Arjosari Pacitan Mulai Diperbaiki, UPT PJJ Ungkap Risiko Longsor Masih Ada

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

2 Des 2024 23:51

Thumbnail Jalan Ambles Arjosari Pacitan Mulai Diperbaiki, UPT PJJ Ungkap Risiko Longsor Masih Ada
Infrastruktur jalan Arjosari-Purwantoro, Desa Temon dengan total panjang 1,4 kilometer yang sempat ambles di beberapa titik, kini mulai dilakukan rabat oleh petugas kontraktor agar air tidak bisa masuk ke badan jalan yang disebut sebagai pemicu kontur tanah tak stabil dan bikin longsor. Warga diminta waspada saat melintas, Minggu, 1 Desember 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Jalan ambles yang terjadi pada Jumat, 29 November 2024, dini hari di Arjosari–Purwantoro, tepatnya di Dusun Krajan Kidul, Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, mulai mendapat penanganan dari pihak berwenang.

Infrastruktur yang rampung digarap 3 bulan lalu ini mengalami kerusakan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Air yang meresap melalui celah-celah bangunan telah menggerus tanah penopang bahu jalan.

Mengakibatkan, amblesan yang berpotensi membahayakan dua rumah warga.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Pacitan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Budi Harisanto, mengonfirmasi bahwa perbaikan telah dimulai pada Minggu, 1 Desember 2024.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Budi mengatakan bahwa kontraktor yang mengerjakan proyek jalan ini masih dalam masa pemeliharaan selama satu tahun, dan oleh karena itu, mereka tetap bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

"Mulai kemarin, sudah ada perbaikan terhadap kerusakan akibat hujan beberapa hari ini. Perbaikan ini memang butuh waktu beberapa hari untuk menyelesaikannya," kata Budi Harisanto, kepada Ketik.co.id, Senin, 2 Desember 2024.

Untuk itu, perbaikan segera dilakukan dengan menambal bagian yang rusak dan memperbaiki potensi rembesan air agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami intruksikan agar bahu jalan yang rusak itu di-rabat aja biar air tidak masuk. Meskipun itu tidak dibayar, ya bagaimana untuk mengamankan bangunannya kontraktornya tetap harus berkorban. Tapi memang mending mengamankan bangunan supaya tidak ambles, ketimbang tidak diupayakan di-cor lalu malah tambah ambles," ungkapnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Budi mengungkapkan, meskipun perbaikan sedang dilakukan, pihaknya akan terus mengevaluasi lebih lanjut kondisi jalan dan saluran air di kawasan tersebut untuk mencegah kerusakan yang lebih parah di masa depan.

"Gini, kalau saluran air itu memang tidak terlalu melebar, karena kalau lebih lebar terkena lahan warga juga. Jadi kita pakai saluran yang dibentuk "V" gitu," dengan harapan saluran air itu bisa menampung debit air yang ada dari atas hingga bawah," ucapnya.

"Ternyata, kemarin debitnya memang tinggi, sehingga banyak yang meluap ke sisi samping. Sehingga bahu jalan itu ambles karena kemasukan air membuat kontur tanahnya jadi tidak stabil," bebernya soal penyebab ambles.

Budi menyampaikan, pemerintah akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak kontraktor untuk memastikan talut atau penahan tanah di bawah jalan tetap aman dan tidak mengalami longsor.

Segera, pihaknya berencana untuk mengadakan rapat dengan kontraktor dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) guna memastikan seluruh perbaikan berjalan dengan baik dan dapat mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar

Terakhir, ia menegaskan bahwa meskipun dilakukan perbaikan, pihaknya belum bisa menjamin tanah di bawah jalan tidak longsor, namun pemerintah akan berusaha maksimal untuk memperbaiki kondisi jalan ini.

"Ya itu, warga setempat sudah kita beri tahu. Nanti, kontraktor juga kami panggil kita rapatkan dengan PPK juga, nanti untuk memastikan bahwa talut itu aman, pondasi di bagian bawah itu kita pastikan pastikan tidak melorot, karena kita juga tidak bisa menjamin tebing di bawah jalan itu tidak longsor. Ya siapa yang bisa menjamin tanahnya kokoh. Kalau bangunannya kita jamin tidak ada masalah," tandasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Peringati Accor World Duodays, Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Kelas Bahasa Isyarat

Baca Selanjutnya

Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Sleman: Sah! Paslon Nomor Urut 02 Harda-Danang Menang

Tags:

pacitan Jalan Ambles

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar