Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Editor: Al Ahmadi

18 Apr 2026 23:01

Thumbnail Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah
Ganang Febriana saat memamerkan es racikannya di lapak minuman “Barokah Sinoman PMII” di Syawalan Fest Pacitan 2026, Sabtu, 18 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Hidup Ganang Febriana (22) sehari-hari tak jauh dari bau kandang dan aktivitas mengurusi ayam. 

Mahasiswa STKIP PGRI asal Desa Bangunsari, Pacitan itu dikenal sebagai penjual ayam jago yang sudah ia geluti sejak beberapa tahun terakhir.

Setiap pagi, Ganang biasa berkutat dengan pesanan ayam dari pelanggan tetap.

Rutinitas itu berjalan stabil, meski tak selalu memberi keuntungan besar.

Baca Juga:
Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Namun, di balik kesibukannya, pemuda Nahdliyyin itu menyimpan keinginan mencoba peluang lain-meski belum tahu harus mulai dari mana.

Momentum itu datang saat gelaran Syawalan Fest Pacitan 2026 yang digelar 10–19 April 2026 di Lapangan PETA Sidoharjo, Pacitan.

Melihat ramainya acara tahunan tersebut, Ganang mulai berpikir untuk ikut membuka lapak. 

Tapi alih-alih menjual ayam seperti biasanya, ia justru mengambil langkah yang berbeda.

Baca Juga:
Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

“Masak ya diacara festival keagamaan saya jual ayam, kan kurang cocok. Akhirnya kepikiran jual es saja, yang penting nyoba dulu,” ujarnya, Sabtu, 18 April 2026.

Dengan modal seadanya sekitar Rp500 ribu, Ganang membeli bahan sederhana-es batu, gula, teh, susu, dan beberapa topping buah.

Ia lalu membuka lapak kecil dengan nama 'Barokah Sinoman PMII'. 

Nama Barokah Sinoman PMII sendiri dipilih bukan lantaran Ganang juga aktif di organisasi kemahasiswaan.

Hari pertama, ia mengaku masih canggung. 

Berbeda dengan jual ayam yang sudah jadi rutinitas, melayani pembeli minuman di tengah keramaian festival jadi pengalaman baru.

"Ya awal-awal memang agak kesulitan pas ngatur takaran minuman biar pas," imbuhnya.

Namun, situasi cepat berubah.

Suhu panas dan membludaknya pengunjung membuat lapak minumannya diserbu pembeli.

Es teh jumbo dan minuman segar racikannya jadi primadona.

“Awalnya deg-degan, takut nggak laku. Tapi ternyata malah ramai terus sejak hari pertama,” ucapnya.

Dalam satu malam, Ganang bisa menjual ratusan gelas minuman.

Dengan harga berkisar Rp3 ribu hingga Rp10 ribu, omzet hariannya diperkirakan tembus Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.

Bahkan, beberapa kali ia harus menutup lapak lebih awal karena stok es batu habis.

“Pernah belum selesai acara tapi sudah habis semua. Mantap wes,” katanya dengan wajah berseri.

Kesuksesan mendadak ini menjadi titik balik bagi Ganang. 

Dari yang awalnya hanya mengandalkan usaha ayam, kini ia mulai melihat peluang di sektor minuman segar.

Meski begitu, ia mengaku tidak akan meninggalkan usaha lamanya.

Justru, pengalaman di Syawalan Fest menjadi pelajaran penting untuk mengembangkan usaha ke depan.

“Yang penting berani coba dulu. Ternyata rezeki bisa datang dari mana saja,” pesan menutup.(*)

Baca Sebelumnya

Gelar Halalbihalal, MD KAHMI Lumajang Refleksikan Peran Strategis Alumni di Berbagai Sektor

Tags:

Ganang Febriana Syawalan Fest Pacitan Kuliner Pacitan UMKM Pacitan Lapangan PETA Sidoharjo Mahasiswa Pacitan Info Pacitan Berita pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda