Cerita Zahra, Pelajar MTsN 3 Pacitan yang Raih Medali Emas di Kejuaraan SH Terate Cup 2025

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

28 Des 2025 15:28

Thumbnail Cerita Zahra, Pelajar MTsN 3 Pacitan yang Raih Medali Emas di Kejuaraan SH Terate Cup 2025
Zahra Ramadanisabila (kiri) atlet Ranting Pringkuku meraih Juara 1 Kelas C Bobot 49 kg berfoto dengan Ketua Cabang PSHT, Nurwiyono (kanan) pada acara SH Terate Cup Pacitan 2025 di Gedung Gasibu Pacitan, Minggu, 21 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Bagi sebagian gadis seusianya, cermin dan riasan mungkin jadi teman akrab. 

Namun Zahra Ramadanisabil (15) memilih jalan berbeda. 

Siswi kelas 9 MTsN 3 Pacitan ini justru betah berkeringat di gelanggang pencak silat, menguji ketangguhan fisik dan mentalnya sebagai atlet Ranting PSHT Pringkuku.

Semua bermula dari rasa penasaran. 

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Saat masih duduk di bangku kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah, Zahra memberanikan diri masuk organisasi berlatih pencak silat. 

Dari sekadar ingin tahu, kebiasaan latihan di luar jam sekolah perlahan berubah menjadi komitmen. 

Gerak demi gerak yang ia pelajari membentuk disiplin, sekaligus menumbuhkan kecintaan pada bela diri tradisional tersebut.

Zahra tinggal di Dusun Sumber, Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, putri pasangan Roni Hari Saputro dan Nita Rahmawati. 

Lingkungan keluarga yang hangat dan suportif membuat Zahra bebas mengembangkan minatnya. 

Sang ibu yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar turut memberi dorongan agar Zahra terus berkembang selama kegiatan yang dijalani bersifat positif.

Rutinitas Zahra terbilang padat. 

Pagi hingga siang ia fokus belajar di sekolah, sementara sore hingga malam diisi dengan latihan pencak silat. 

Di sela-sela itu, ia juga aktif mengikuti pramuka, PKM, OSIS, hingga olahraga atletik. Semua dijalani dengan satu kunci utama, pandai mengatur waktu.

Foto Zahra Ramadanisabil (kanan) atlet pencak silat Ranting PSHT Pringkuku sabuk merah saat tampil penuh fokus dalam laga Kejuaraan Pencak Silat SH Terate Cup Kabupaten Pacitan 2025 di GOR Pacitan, Minggu, 21 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Zahra Ramadanisabil (kanan) atlet pencak silat Ranting PSHT Pringkuku sabuk merah saat tampil penuh fokus dalam laga Kejuaraan Pencak Silat SH Terate Cup Kabupaten Pacitan 2025 di GOR Pacitan, Minggu, 21 Desember 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

Di balik semangatnya, perjalanan Zahra tidak selalu mudah. Musuh terberat justru datang dari dalam diri. 

Rasa malas kerap menghampiri, terutama saat lelah usai beraktivitas seharian.

“Saya harus mengalahkan rasa malas dan tetap semangat ketika melakukan hal apapun yang baik untuk diri saya,” kata Zahra, Minggu, 28 Desember 2025.

Kerja keras tersebut terbayar lunas saat Zahra turun di Kejuaraan Pencak Silat SH Terate Cup Kabupaten Pacitan 2025. 

Ajang yang berlangsung selama tiga hari, Jumat–Minggu, 19–21 Desember 2025, itu diikuti pesilat terbaik dari berbagai ranting se-Pacitan. 

Menariknya, kejuaraan tersebut menjadi panggung resmi pertama bagi Zahra.

Meski berstatus pendatang baru, Zahra tampil tanpa gentar. 

Ia mampu menunjukkan teknik dan mental bertanding yang matang hingga akhirnya meraih medali emas dan berdiri di podium tertinggi. 

Sebuah hasil yang membuat namanya langsung mencuri perhatian.

Prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitarnya. 

Dukungan orang tua dan pelatih yang tak pernah putus menjadi bahan bakar kepercayaan diri Zahra untuk terus melangkah.

Medali emas di SH Terate Cup 2025 menjadi titik awal perjalanan panjang Zahra di dunia pencak silat. 

Ke depan, ia bertekad terus mengasah kemampuan dan mengikuti kejuaraan-kejuaraan berikutnya. 

"Harapan saya ke depannya bisa lebih baik lagi dan mendapatkan juara di event-event selanjutnya. Saya juga ingin menekuni sebagai atlet pencak silat. Semoga saya bisa membanggakan orangtua dan membanggakan organisasi PSHT," tutup Zahra.(*)

Baca Sebelumnya

Polda Jatim Mulai Selidiki Kasus Rumah Nenek Elina, 6 Orang Diperiksa

Baca Selanjutnya

Sempat Jual Aset, Satu Keluarga di Situbondo Ditemukan Tewas Tragis

Tags:

pencak silat SH Terate Cup 2025 prestasi pelajar atlet muda pacitan MTsN 3 Pacitan PSHT olahraga bela diri pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H