Akhir Tahun 2024: 669 Warga di Pacitan Terjangkit DBD

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

10 Des 2024 16:37

Thumbnail Akhir Tahun 2024: 669 Warga di Pacitan Terjangkit DBD
Petugas tengah melakukan fogging sarang-sarang nyamuk di Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Hingga akhir tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mencatatkan lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Per 10 Desember, terdapat 669 kasus DBD yang tercatat, beberapa di antaranya mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Pacitan, Nur Farida, menyebutkan bahwa Pacitan menempati peringkat ke-21 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dalam jumlah kasus DBD sepanjang tahun ini. 

Farida menjelaskan bahwa kasus DBD tersebar di beberapa kecamatan di Pacitan, dengan Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Tegalombo menjadi daerah dengan kasus terbanyak tahun ini.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Bahkan, untuk mengatasi lonjakan ini, tim khusus dari Dinkes sudah diterjunkan untuk menangani kasus-kasus DBD di wilayah-wilayah tersebut. 

"Kami sempat terjunkan tim khusus untuk melakukan penanganan. Masih dilakukan (fogging), tetapi pencegahan utama untuk DBD adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," ucap Farida kepada Ketik.co.id, Selasa, 10 Desember 2024.

Dinkes Pacitan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran DBD dan penyakit lainnya yang sering muncul pada musim hujan.

Farida mengingatkan pentingnya pemberantasan nyamuk dengan menerapkan prinsip 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang) di lingkungan sekitar.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Masyarakat diminta untuk menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk," tegasnya.

Selain itu, Farida juga mengingatkan perlunya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah preventif yang sangat penting.

"Kebersihan lingkungan yang kurang optimal dapat menjadi salah satu faktor utama penyebaran nyamuk penyebab DBD," ujarnya.

Dinkes juga terus melakukan upaya pengendalian dengan mempersiapkan tim Fogging yang siap untuk turun langsung ke wilayah, sesuai permintaan dari masyarakat atau ketua RT.

"Kami Dinkes siap siaga meluncur ke lokasi sesuai permintaan," tambah Farida.

Selain DBD, pihak Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai leptospirosis, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi, terutama selama musim hujan. 

"Tetap waspada dikala musim penghujan," tandas Farida. (*)

Baca Sebelumnya

Korban Karamnya Kapal Fajar Lorena Ditemukan Meninggal di Pantai Pulau Raas

Baca Selanjutnya

Pemkab Bandung Terima Bantuan Bank Indonesia Jawa Barat untuk Pengendalian Inflasi

Tags:

pacitan DBD di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H