Rekor! OTT KPK Kalah, Mario Dandy "Ungkap" Ratusan Triliun Dugaan Gratifikasi & Pencucian Uang

Editor: Irwansyah

12 Mar 2023 11:31

Headline

Thumbnail Rekor! OTT KPK Kalah, Mario Dandy "Ungkap" Ratusan Triliun Dugaan Gratifikasi & Pencucian Uang
Oleh: Kiagus Firdaus*

Gurita uang 'panas' di tubuh kementerian keuangan mulai terkuak perlahan. 

Bermula kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora karena tersulut emosi atas laporan sang kekasih hati. 

Siapa sangka, Mario Dandy yang kini mendekam di penjara 'menguak' kejahatan kerah putih lebih fantastis dibandingkan temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini. 

Bukan sekadar angka receh. Tapi diduga kuat menembus Rp300 triliun dengan kategori pencucian uang. 

Baca Juga:
Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Berawal dari Rubicon 'hantu' yang dikendarai Mario Dandy saat penganiayaan itu terjadi. Pajak mobil mewah itu ternyata mati. Penelusuran berlanjut di laman Instagram mahasiswa yang kini didrop out paksa oleh pihak kampus. 

Foto-foto hedon Mario diusik. Terutama motor gede jenis Harley. Naga-naganya, motor itu juga tak 'bertuan'. Tanpa pelat nomor polisi (nopol) dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan bermotor.

Padahal, ayah Mario Dandy, bernama Rafael Alun saat itu merupakan pejabat eselon III DJP. Sontak, publik terhenyak! Bagaimana petugas pajak lalai membayar pajak dan berani ambil risiko membeli motor mewah tanpa legalitas resmi? 

Dari situ, penyidikan kemudian berkembang menjadi penyelidikan atas sosok Rafael dan berujung membongkar rekening pribadi miliknya. 

Baca Juga:
Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Rafael dianggap tak wajar dan mencurigakan. Ia memiliki kekayaan fantastis dan bikin geleng-geleng kepala. Nilainya lebih dari Rp56 miliar.

Setelah diperiksa, Pusat Pelaporan Transaksi Keuangan (PPATK) juga menemukan adanya mutasi dana Rp500 miliar. Sebanyak 40 rekening yang terkait dan telah diblokir.

Bahkan baru-baru ini PPATK juga telah memblokir safe deposit box Rafael pada 10 Maret 2023 kemarin. Safe deposit box itu berada di salah satu bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan diketahui berisi uang tunai senilai Rp37 miliar.

Dari rentetan pemeriksaan demi pemeriksaan, Rafael Alun dinyatakan terlibat kasus pidana, dicopot dari jabatannya, dan dipecat secara tidak hormat dari statusnya sebagai PNS Kementerian Keuangan RI. 

Tidak berhenti di Rafael, Inspektorat Jenderal Kemenkeu langsung melakukan pemeriksaan harta kekayaan para pegawainya. Rafael diduga kuat bukan satu-satunya.

Itjen Kemenkeu, Awan Nurmawan Nuh menyebut bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 69 pegawai pajak dan bea cukai yang punya harta tidak wajar dan mencurigakan.

Transaksi mencurigakan ini yang sekarang sedang menjadi concern berbagai pihak, salah satunya PPATK.

Sejak tahun 2009 hingga 2023, PPATK telah menemukan berbagai transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh para pegawai di Kemenkeu.

Temuan tersebut telah sampai pada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. 

Menko Polhukam dalam satu kesempatan menyebut terdapat transaksi janggal atau transaksi gelap senilai Rp300 triliun di Kemenkeu. Wow! 

Mahfud bahkan memastikan transaksi jumbo itu adalah tindak pencucian uang bukan korupsi.

Berdasarkan laporan, transaksi mencurigakan tersebut melibatkan 476 pegawai kementerian keuangan sejak tahun 2009 sampai 2023.

Tindak lanjut dari pencucian uang tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum, baik itu KPK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian.

Jika extra ordinary crime itu benar-benar terbukti, maka rekor KPK akan kalah telak soal jumlah pengungkapan ketimbang 'Mario Dandy'. 

Karena berdasarkan laporan capaian kinerja selama tahun 2022, KPK menyelamatkan keuangan negara/daerah sebesar Rp63,9 triliun dengan jumlah aset sebanyak 83.052 unit.

Beberapa contoh penyelamatan aset, di antaranya pengembalian hak penggunaan lahan (HPL) Gili Trawangan menjadi milik Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menghasilkan potensi penerimaan daerah seluas 65 hektare dengan nilai aset mencapai Rp2,3 triliun, penyelesaian permasalahan aset Pasar Turi Kota Surabaya senilai Rp1,56triliun.

Lalu, penyelesaian permasalahan sengketa Stadion Kamal Junaidi, Jepara, Jawa Tengah senilai Rp100 miliar dan penyelesaian permasalahan piutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Pemkab Pulang Pisau, Kalimantan Tengah senilai Rp166 miliar.

Akankah Rp300 triliun kembali ke negara, kita tunggu saja keseriusan Aparat Penegak Hukum dalam menangani kasus Rafael Alun dan koleganya.

Terima kasih Mario Dandy.

*) Kiagus Firdaus, CEO Ketik Media Siber dan Juragan Parkir 55

Baca Sebelumnya

Relawan ProGib Deklarasi Dukung Prabowo-Ganjar

Baca Selanjutnya

Istri Moeldoko Meninggal, Presiden Jokowi dan Iriana Takziah ke Rumah Duka

Tags:

Kiagus Firdaus David Mario Dandy Rafael Alun

Berita lainnya oleh Irwansyah

Telkomsel Kenalkan Paket SIMPATI, Ada Fitur Rollover Masa Aktif Kuota

11 Agustus 2025 11:25

Telkomsel Kenalkan Paket SIMPATI, Ada Fitur Rollover Masa Aktif Kuota

Cetak Srikandi Pemimpin Masa Depan, FISIP UB Gagas Akademi Kepemimpinan Perempuan

4 Agustus 2025 15:44

Cetak Srikandi Pemimpin Masa Depan, FISIP UB Gagas Akademi Kepemimpinan Perempuan

PKB Se-Malang Raya Dituntut Adaptif, Cak Udin: Waktunya Berselancar dengan AI

27 Juli 2025 20:46

PKB Se-Malang Raya Dituntut Adaptif, Cak Udin: Waktunya Berselancar dengan AI

Cak Udin Ingatkan Kader PKB Se-Indonesia Wajib Khitmad pada NU dan Nahdliyin

28 April 2025 21:38

Cak Udin Ingatkan Kader PKB Se-Indonesia Wajib Khitmad pada NU dan Nahdliyin

Dorong Ketahanan Energi Nasional, FSPPB dan Ikatan Alumni Lemhanas Desak Pemerintah Revisi UU Migas No. 22/2001

18 Oktober 2024 18:23

Dorong Ketahanan Energi Nasional, FSPPB dan Ikatan Alumni Lemhanas Desak Pemerintah Revisi UU Migas No. 22/2001

Anggota DPRD Kota Depok Fanny Fatwati Genjot Ekonomi Daerah Lewat Bimtek Kewirausahaan

16 Oktober 2024 20:05

Anggota DPRD Kota Depok Fanny Fatwati Genjot Ekonomi Daerah Lewat Bimtek Kewirausahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar