KETIK, MALANG – Pemerintah Indonesia masih harus berusaha untuk memenuhi target capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pasalnya saat ini diperlukan peningkatan kapasitas jaringan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa tahun ini capaian IKD belum memenuhi target.
"IKD memang masih belum memenuhi target. Kami terus berusahan meningkatkan kapasitas jaringan," ujarnya, Jumat 2 Mei 2025 di Kota Malang.
Dalam perbaikan kapasitas jaringan, pemerintah mencanangkan program kerja sama dengan world bank. Dengan demikian terdapat alokasi anggaran yang ditujukan kepada Dukcapil.
"Artinya ini ada perbaikan kapasitas jaringan, ada program bersama world bank, anggaran juga dari pemerintah untuk Dukcapil," lanjutnya.
Saat ini pemenuhan target IKD masih akan digencarkan pada kalangan ASN. Barulah setelah itu, akan lebih dimaksimalkan kepada masyarakat umum.
Bima sendiri mengakui bahwa capaian target IKD masih belum dapat tercapai. Ia meminta agar pemerintah daerah turut serta dalam memenuhi target nasional. Diketahui bahwa Kemendari sendiri menetapkan target kepemilikan IKD bagi Dispendukcapil di tingkat kabupaten/kota sebesar 30 persen pada tahun 2024.
"Sampai sekarang target belum tercapai, terus terang belum. Ya, kami akan lebih maksimalkan. Sosialisasi juga akan lebih gencar paling tidak kepada ASN dulu, baru selanjutnya ke publik," tutupnya.
Pemenuhan Target Capaian IKD Nasional Tunggu Perbaikan Kapasitas Jaringan
2 Mei 2025 16:40 2 Mei 2025 16:40
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Wamendagri, Bima Arya mengakui capaian IKD belum memenuhi target. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
IKD wamendagri Kota Malang Identitas Kependudukan Digital Belum Memenuhi TargetBaca Juga:
Didukung Arema FC, Munas II Aremania Utas Bahas Program Kerja dan Pilih Presidium BaruBaca Juga:
Khawatir Diadu Domba Spanduk Provokatif, Ketua BEM UMM Minta Massa Pro-Kontra MBG Jernih Ambil TindakanBaca Juga:
Muncul Spanduk Provokatif 'Usir Mahasiswa' Saat Aksi Damai Dukung MBG di MalangBaca Juga:
Kritik Keterlibatan Gerindra di Aksi Dukung MBG Malang, Mahasiswa: Tak Punya Nurani Jika Lindungi KesalahanBaca Juga:
Diterjang Demo Mahasiswa, Benarkah Gerindra Mobilisasi SPPG Malang Gelar Aksi Tandingan?Berita Lainnya oleh Lutfia Indah
20 Juni 2026 16:52
Kritik Keterlibatan Gerindra di Aksi Dukung MBG Malang, Mahasiswa: Tak Punya Nurani Jika Lindungi Kesalahan
20 Juni 2026 15:19
Diterjang Demo Mahasiswa, Benarkah Gerindra Mobilisasi SPPG Malang Gelar Aksi Tandingan?
20 Juni 2026 12:16
Diterjang Demo Mahasiswa Malang, Politisi Gerindra Ngotot Bela Program MBG
20 Juni 2026 11:45
Gelar Apel Akbar di Malang, Pendukung MBG: 99 Persen Sekolah Setuju Program Prabowo!
19 Juni 2026 18:19
Diterpa Protes Mahasiswa, Pemkot Malang Tegaskan Evaluasi SPPG Sedang Berjalan
.png)