KETIK, LEBAK – Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah pada Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan, mengapresiasi pelaksanaan ritual adat masyarakat Baduy tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Lebak, Banten.
“Alhamdulillah saya telah menghadiri acara adat ritual masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak tahun 2026. Saya hadir mewakili Bapak Menteri Dalam Negeri dan jajaran untuk memenuhi undangan pelaksanaan acara tahunan tersebut,” ujar Iwan Kurniawan saat dihubungi wartawan, Jumat 24 April 2026.
Ia menuturkan, pelaksanaan ritual adat Baduy tahun ini berjalan dengan baik, lancar, dan penuh hikmah. Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat adat Baduy yang menyampaikan berbagai aspirasi.
“Pelaksanaan ritual adat berjalan dengan baik dan penuh makna. Terdapat dialog antara pemerintah melalui Bupati dengan masyarakat Baduy. Mereka menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus menjaga ketenteraman, keamanan, serta memberikan perhatian kepada masyarakat adat,” katanya.
Menurutnya, masyarakat Baduy juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam sebagai bagian dari kehidupan yang harus dijaga bersama.
“Masyarakat Baduy memiliki prinsip kuat untuk menjaga alam dan sumber daya bumi. Ini menjadi nilai penting yang perlu terus didukung oleh pemerintah daerah dalam pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Iwan menilai, ritual adat tersebut merupakan wujud nyata keharmonisan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat yang telah terjalin selama ratusan tahun.
“Ini adalah bentuk keharmonisan antara Pemerintah Kabupaten Lebak dengan masyarakat adat Baduy. Hubungan ini sudah terjalin lama dan harus terus dijaga sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai unsur pejabat, baik dari pemerintah pusat, DPR RI, kementerian dan lembaga, maupun jajaran pemerintah daerah yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
“Acara berlangsung meriah dan sukses. Saya ucapkan selamat atas penyelenggaraan ritual adat masyarakat Baduy tahun 2026. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan sebagai tradisi yang mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Iwan yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Lebak mengaku bangga dapat kembali hadir dan bersilaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah.
“Saya merasa bangga dan senang bisa bertemu kembali dengan Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran OPD. Mudah-mudahan komunikasi dan kolaborasi ini terus terjalin dalam membangun Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah pusat yang dapat didukung di daerah, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan serta penanganan dan pengelolaan sampah.
“Kementerian Dalam Negeri siap memberikan dukungan terhadap program prioritas daerah, salah satunya penanganan sampah di Kabupaten Lebak. Harapannya program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Iwan berharap, pelaksanaan ritual adat Baduy tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga memberikan pembelajaran penting bagi semua pihak, khususnya dalam menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat adat.
“Semoga ritual adat ini membawa hikmah dan menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama dalam menjaga hubungan antara pemerintah dan masyarakat Baduy yang telah terjalin selama kurang lebih 200 tahun,” pungkasnya.(*)
