Gubernur Khofifah: Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Dioperasikan Mulai 2027, Layani Jemaah Haji asal 15 Daerah di Jatim

2 Juli 2026 14:27 2 Jul 2026 14:27

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Gubernur Khofifah: Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Dioperasikan Mulai 2027, Layani Jemaah Haji asal 15 Daerah di Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) menyambut kedatangan jemaah haji kloter terakhir Debarkasi Surabaya di Asrama Haji pada Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Bandara Dhoho Kediri telah dipersiapkan sebagai embarkasi haji baru yang ditargetkan mulai melayani penerbangan haji pada tahun 2027.

“Ini bagian dari peningkatan kualitas pelayanan haji dan akan terus menjadi perhatian Pemprov Jatim. Sehingga diperlukan langkah strategis pelayanan haji yang aman, nyaman dan semakin berkualitas bagi seluruh jemaah,” ujarnya di Surabaya pada Rabu, 1 Juli 2026.

Khofifah menjelaskan, Bandara Dhoho sudah lama dipersiapkan untuk memperkuat layanan penyelenggaraan ibadah haji sekaligus memberikan kemudahan bagi jemaah, khususnya dari wilayah Mataraman.

Kehadiran Bandara Dhoho, lanjut Khofifah, akan memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji karena dapat memangkas waktu tempuh menuju embarkasi sehingga proses keberangkatan maupun kepulangan menjadi lebih efektif dan nyaman.

Embarkasi Dhoho nantinya diproyeksikan melayani sekitar 10.548 jemaah haji yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur, meliputi Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, Kabupaten dan Kota Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Jombang, serta Bojonegoro.

"Insya Allah tahun depan Bandara Dhoho sudah bisa mulai digunakan untuk penerbangan haji. Terima kasih Pak  Menteri Haji dan Umrah atas semua ikhtiarnya. Seluruh persiapan terus kami lakukan bersama Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura, juga seluruh pihak terkait agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi dengan baik," katanya.

“Kami berharap proses keberangkatan maupun kepulangan jemaah akan semakin efektif dan nyaman," tambah orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf siap mengoperasikan Bandara Dhoho di Kediri pada musim haji tahun depan.

"Kami dan tim sudah berkoordinasi untuk mencoba mengaktifkan Bandara Dhoho di Kediri. Pertama, bandaranya cukup besar dan sangat layak untuk penerbangan haji, terutama pesawat-pesawat besar," katanya.

Selain itu, dibukanya Embarkasi Kediri pada musim haji tahun depan bertujuan untuk mengurangi volume jemaah haji di Embarkasi Surabaya, khususnya di Bandara Juanda. “Ini juga berdasarkan hasil evaluasi sehingga pihak Kemenhaj membuka Embarkasi Kediri,” ucap Gus Irfan, sapaan akrabnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Ketik Haji Haji Ketik Haji 2026 Bandara Dhoho Embarkasi Kediri