Data BPS 2026: Jember Jadi Penghasil Beras Terbesar di Tapal Kuda, Produksi Tembus 446 Ribu Ton

9 Juni 2026 22:25 9 Jun 2026 22:25

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Data BPS 2026: Jember Jadi Penghasil Beras Terbesar di Tapal Kuda, Produksi Tembus 446 Ribu Ton

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat mencoba menaiki combine harvester untuk membantu para petani di Jember meningkatkan hasil produksinya. (Foto: Fadli/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Kabupaten Jember kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Jember tercatat sebagai daerah penghasil beras terbesar di kawasan Tapal Kuda pada periode produksi tahun 2026.

Dalam laporan yang dirilis BPS, produksi beras Kabupaten Jember mencapai 446.097 ton. Jumlah tersebut menempatkan Jember di posisi ketiga penghasil beras terbesar di Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dengan produksi 508.126 ton dan Kabupaten Bojonegoro sebesar 507.947 ton.

Meski berada di urutan ketiga tingkat provinsi, Jember menjadi daerah dengan produksi beras tertinggi di kawasan Tapal Kuda. Capaian ini memperkuat peran Jember sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Jawa Timur.

Data BPS juga menunjukkan Jawa Timur masih menjadi provinsi dengan potensi produksi padi terbesar di Indonesia. Pada periode Januari hingga Juli 2026, produksi padi Jawa Timur diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7,30 juta ton GKG.

Selain mencatat produksi beras yang tinggi, Kabupaten Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen. Sementara dari aspek produktivitas padi, Jember berada di posisi ke-35 tingkat provinsi.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian merupakan hasil kerja bersama petani, pemerintah daerah, dan berbagai pihak yang selama ini mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Jember.

“Tingginya serapan gabah sejalan dengan melimpahnya produksi padi dari petani Jember,” katanya, Selasa, 9 Juni 2026. 

Produksi padi yang tinggi juga berdampak pada meningkatnya serapan gabah oleh Perum Bulog. Pemkab Jember bahkan memberikan apresiasi kepada Bulog Jember beserta seluruh pihak yang terlibat, termasuk TNI dan Polri, atas dukungan dalam proses serapan gabah petani.

Di sisi lain, keberhasilan tersebut juga ditopang berbagai program penguatan sektor pertanian yang terus dijalankan Pemkab Jember. Pemerintah daerah memperkuat optimalisasi lahan pertanian, memperbaiki infrastruktur irigasi, melaksanakan program pompanisasi, serta menjaga keberlanjutan lahan produktif.

Selain itu, Pemkab Jember meningkatkan pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran kepada petani. Pemerintah daerah juga bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang mencakup alat dan mesin pertanian, benih, bibit, hingga pembangunan infrastruktur pendukung pertanian. (*)

Tombol Google News

Tags:

Produksi Beras Jember Penghasil Beras Terbesar Tapal Kuda Data Bps Jember Bupati Jember Gus Fawait