KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) resmi menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) ke-22. Perhelatan nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 10 Mei 2026, bertempat di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA).
Sebanyak 226 peserta dari 37 daerah di seluruh Indonesia hadir untuk mengikuti rangkaian musyawarah ini. Forum dua tahunan tersebut bukan sekadar ajang pertemuan rutin, melainkan ruang strategis untuk melahirkan gagasan baru demi perubahan bangsa ke arah yang lebih baik.
Wakil Rektor III Universitas Brawijaya, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., menekankan bahwa keberadaan FSLDK memiliki peran krusial bagi generasi muda, khususnya di lingkungan kampus. Melalui syiar nilai-nilai keislaman, forum ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi mahasiswa.
Menurut Dr. Setiawan, penguatan nilai agama menjadi sangat relevan di tengah maraknya isu kesehatan mental (mental health) yang dihadapi mahasiswa saat ini. Ia mendorong lembaga dakwah untuk proaktif melakukan pemetaan kebutuhan rohani mahasiswa.
"Merupakan suatu kegiatan yg sangat penting dan eksistensi lembaga forum ini sangat penting keberadaannya. lembaga-lembaga ini terlebih dahulu survei kira-kira kebutuhan apa yang diharapkan oleh mahasiswa terkait dengan rohaninya," ujar Dr. Setiawan.
Ia menambahkan bahwa pendekatan religi dapat menjadi solusi preventif maupun kuratif bagi mahasiswa yang sedang berjuang dengan tekanan mental.
"Jadi misalnya sekarang ini mahasiswa sedang berhadapan dengan masalah mental health, kesehatan mental, oleh karena itu lembaga-lembaga ini perlu mengambil langkah-langkah tertentu, sehingga paling tidak dengan pendekatan-pendekatan religi, maka mahasiswa bisa teratasi dari permasalahan tersebut," imbuhnya.
Sebagai tuan rumah, UB berkomitmen memberikan fasilitas dan kenyamanan optimal bagi seluruh penyelenggara kegiatan berskala nasional. Dr. Setiawan mengungkapkan bahwa keberhasilan menyelenggarakan acara-acara bernilai tinggi seperti Munas FSLDK akan memperkuat citra UB di mata masyarakat luas.
"Maka kita selalu siap apabila ketempatan berbagai macam kegiatan itu. Sehingga, kedepannya branding UB menjadi semakin meningkat dan semakin populer, dikenal oleh warga masyarakat," tutur Dr. Setiawan.(*)
