Musyawarah Nasional FSLDK ke-22 Digelar di UB, Satukan Aktivis Dakwah Kampus Se-Indonesia

7 Mei 2026 19:54 7 Mei 2026 19:54

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Musyawarah Nasional FSLDK ke-22 Digelar di UB, Satukan Aktivis Dakwah Kampus Se-Indonesia

Pembukaan Musyawarah Nasional Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) di Universitas Brawijaya pada Kamis, 7 Mei 2026. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) menggelar Pembukaan Musyawarah Nasional ke-22 yang dihadiri seluruh anggota se-Indonesia pada Kamis, 7 Mei 2026 di Aula Lantai 4 Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB).

Beberapa rangkaian acara dalam forum ini meliputi opening ceremony, launching Ikatan Alumni FSLDK, launching Buku Reformasi Dakwah Jilid 2, kajian akbar, seminar kebangsaan, serta aksi Palestina.

Acara ini tak hanya menjadi ajang pertemuan, namun juga menjadi momen pergantian kepengurusan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) sekaligus memberikan penguatan ilmu agama dan solidaritas sesama umat Muslim.

Forum nasional ini dihadiri 226 peserta dari seluruh Indonesia. Tepatnya, FSLDK dari 37 daerah berkumpul untuk mengikuti musyawarah nasional yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Mei 2026.

Hal ini menunjukkan bahwa seluruh anggota FSLDK memiliki keseriusan dalam menyemarakkan gerakan kebaikan dan keislaman di bumi Nusantara.

Pada acara ini, M. Fadhil Abdurrahim, S.I.Pol., selaku Ketua Pusat Komunikasi Nasional (Puskomnas), menyampaikan bahwa forum ini diharapkan dapat memperbarui sekaligus memberikan napas segar, khususnya terhadap nilai moral bagi lembaga dakwah kampus di seluruh Indonesia.

"Semoga dengan adanya agenda ini dapat memperbarui sekaligus memberikan napas segar bagi gerakan dakwah kampus, memperbaiki moralitas kampus yang hari ini diperbincangkan di kampus-kampus di Indonesia," tuturnya.

Selain itu, Fadhil juga menyampaikan bahwa pembentukan FSLDK bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman organisasi yang bermanfaat. Tak hanya itu, forum ini juga hadir untuk menciptakan pemuda yang kritis dan beradab.

"Ketika dia mau organisasi dia gak dapet apa-apa, tapi kita mau sampaikan di organisasi kita dapet sesuatu yang suatu saat nanti akan bermanfaat buat dia ketika dia bekerja selesai dari kampus," ucap Ketua Puskomnas.

"Karena sekarang banyak orang pinter, tapi kalau bicara orang berakhlak, orang ngerti agama, orang beradab, itu angkanya sangat sedikit. Kita ingin jadi aktivis intelektual, tapi kita juga ingin jadi aktivis intelektual yang kemudian beradab," tambahnya.

Dalam forum ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar forum ini mampu menciptakan gagasan strategis dan pemimpin muda yang kuat secara moral dan spiritual, serta menjadi penggerak perubahan bagi bangsa.

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) ke-22 di Universitas Brawijaya (UB), Malang. Saya menyambut baik forum ini sebagai ruang yang tidak hanya menyatukan gagasan, tetapi juga menyatukan semangat perjuangan para aktivis dakwah kampus di seluruh Indonesia," tutur Prof. Brian.

"Saya berharap forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis serta pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual, serta mampu menjadi penggerak perubahan yang membawa kebaikan bagi bangsa. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh keberkahan, dan memberikan manfaat yang luas," imbuhnya.

Dengan demikian, Fadhil menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar forum musyawarah, melainkan menjadi awal kebangkitan FSLDK agar lebih kokoh dan kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sekadar musyawarah, tetapi menjadi titik pola kebangkitan FSLDK yang lebih kokoh dan lebih kuat menyongsong Indonesia Emas 2045. Dakwah bukan segalanya, tapi dari dakwah segalanya bisa tumbuh dan berkembang," ungkapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Lembaga Dakwah Kampus Forum Silaturahim Universitas Brawijaya Kota Malang Berita Malang Info Malang FSLDK