Sosialisasi Wali Maba, Rektor UIN Malang Tekankan Pembinaan Karakter dan Sanad Keilmuan

16 Agustus 2026 18:54 16 Agt 2026 18:54

Nurul Aliyah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sosialisasi Wali Maba, Rektor UIN Malang Tekankan Pembinaan Karakter dan Sanad Keilmuan

Jajaran Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan UIN Malang dalam Silaturahmi dan Sosialisasi Akademik Wali Mahasiswa pada Minggu, 16 Agustus 2026. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Silaturahmi dan Sosialisasi Akademik Wali Mahasiswa di Gedung Sport Center pada Minggu, 16 Agustus 2026. 

Agenda ini menjadi langkah awal kampus untuk mengenalkan lingkungan UIN Malang sekaligus membangun kepercayaan para orang tua bahwa kampus berjuluk Ulul Albab ini mampu mengantarkan putra-putri mereka menuju pintu kesuksesan berbasis akidah Islam.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., beserta jajaran pimpinan, para dekan dari seluruh fakultas, dan seluruh orang tua mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027. 

Pertemuan ini tidak hanya menjadi wadah perkenalan jajaran jajaran birokrasi UIN Malang, tetapi juga ajang dialog interaktif untuk menjawab berbagai pertanyaan dari wali mahasiswa.

Pada tahun ajaran 2026/2027, UIN Malang resmi menerima 4.976 mahasiswa baru yang tersaring dari total lebih dari 40.000 pendaftar melalui berbagai jalur seleksi. Seluruh mahasiswa terpilih tersebut siap menimba ilmu dan memperluas wawasan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri ini.

Foto Ribuan wali mahasiswa UIN Malang berkumpul untuk sosialisasi akademik bersama Rektor UIN Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)Ribuan wali mahasiswa UIN Malang berkumpul untuk sosialisasi akademik bersama Rektor UIN Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Dalam sambutannya, Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana meyakinkan para orang tua atas keputusan mereka mempercayakan pendidikan anak-anaknya di UIN Malang. Ia menegaskan bahwa sistem pendidikan UIN Malang memiliki sanad keilmuan yang bersambung langsung hingga kepada Rasulullah SAW.

"Kenapa bisa seyakin itu? Karena memilih tempat pendidikan putra-putri kita tidak boleh sembarangan. Sanad keilmuan harus sampai kepada Rasulullah," ujar Prof. Ilfi.

"Di sini semua prodi, baik agama maupun umum, diajarkan terkait dengan studi Islam. Ada fikih, ada ilmu Al-Qur'an dan Hadis. Bahkan, di Fakultas Kedokteran pun mengaji kitab-kitab klasik karya Ibnu Sina, Al-Qanun fi at-Tibb, atau Thibbun Nabawi," imbuhnya.

Prof. Ilfi Nur Diana menjelaskan bahwa seluruh mahasiswa UIN Malang, baik dari rumpun keilmuan agama maupun umum, wajib menempuh studi Islam.

Selain itu, para mahasiswa baru diwajibkan tinggal di Ma'had (asrama) selama satu tahun penuh. Mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran keagamaan, mengaji, hingga agenda pembinaan karakter lainnya. 

UIN Malang menjadi pionir perguruan tinggi yang menerapkan kebijakan wajib pesantren selama satu tahun demi membentuk karakter mahasiswa.

Melalui program wajib Ma'had ini, lulusan UIN Malang diharapkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan skill (keterampilan teknis), tetapi juga memiliki karakter keislaman yang kuat dan berakhlak mulia.

"Kami juga perlu melakukan pembinaan karakter di Ma'had. Kami tidak cukup hanya mengajarkan ilmu pengetahuan dan skill semata, tetapi kami harus melakukan pembiasaan-pembiasaan, karakter yang kuat, karakter keislaman," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan karakter di UIN Malang berfokus pada pemahaman Islam Rahmatan Lil 'Alamin, bukan ajaran yang mengarah pada paham liberal maupun radikal.

Melalui agenda silaturahmi ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perguruan tinggi Islam terpercaya bagi para orang tua dalam menitipkan pendidikan buah hati mereka.(*)

Tombol Google News

Tags:

UIN Malang UIN Maliki Malang Kampus Malang Kota Malang Ilfi Nur Diana Rektor UIN Malang